alexametrics

Pemkot Jakarta Barat Akan Terus Tata Kawasan Kota Tua

loading...
Pemkot Jakarta Barat Akan Terus Tata Kawasan Kota Tua
Pemkot Jakarta Barat akan terus melakukan penataan di Kawasan Kota Tua.Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat belum puas dengan kondisi Kawasan Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat. Penataan di salah satu kawasan wisata favorit warga Ibu Kota tersebut akan terus dilakukan.

Wali Kota Jakarta Barat, Rustam Efendi mengatakan, sejumlah pembangunan terus dilakukan di Kawasan Kota Tua. Selain itu, Pemkot juga akan menata
pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut.

Sekalipun terdapat sentra PKL di Jalan Cengkeh, namun hal itu tak banyak membantu. Para PKL di Kota Tua kian menjamur dan mengusai sejumlah ruas jalan di kota tua.



“Kami akan menata para PKL di sana dengan mencarikan tempat untuk relokasi para PKL,” kata Rustam, Minggu (8/9/2019). Menurut dia, penertiban terhadap PKL yang berjualan tidak pada tempatnya sering dilakukan Satpol PP.
Namun hal itu tak banyak membantu, karena PKL dan petugas Satpol PP tak ubahnya seperti kucing dan tikus.

Tak hanya itu, keberadaan parkir liar di sekitar Kota Tua juga menjadi persoalan, meskipun telah berulang kali kendaraan bermotor dibawa paksa petugas lantaran parkir disembarang tempat."Makanya kami lagi mengajak semua pihak sama membantu kawasan ini," ujarnya.

Kepala UPK Kota Tua, Norviadi Setio Husodo mengatakan, penataan Kota Tua terus dilakukan hingga kini, termasuk renovasi sejumlah gedung di kawasan tersebut. Dari puluhan gedung di sekitar Kota Tua, baru lima gedung yang merupakan Pemprov DKI.

Karena itu Pemprov DKI melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tengah berupaya membeli gedung, salah satunya gedung milik PT. Wassesa Line di Jalan Cengkeh.“Anggaran Rp49 miliar tengah disiapkan kami,” katanya.

Beberapa tahun lalu telah dilakukan renovasi terhadap 17 gedung dengan melibatkan sejumlah ahli sejarahwan, arsitek, hingga budayawan. Renovasi gedung tua membuat daya tarik wisata bertambah.

Bahkan setiap harinya sebanyak 1.000 wisatawan lokal dan internasional berkunjung ke Kota Tua. Jumlah meningkat drastis ketika weekend dan libur panjang, Kota tua kian dipenuhi pengunjung.

Kelvin (29), salah satu pengunjung Kota Tua mengatakan, kawasan Kota Tua sangat enak untuk dijadikan wisata. Hanya saja sia mencatat perlu pembenahan di beberapa titik.“Terlalu padat PKL-nya, harus ada penataan biar lebih rapi," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak