alexametrics

2.000 Siswa Ditarget Mengikuti Kompetisi Matematika Eduversal

loading...
2.000 Siswa Ditarget Mengikuti Kompetisi Matematika Eduversal
Direktur Edukasi Universal Indonesia (Eduversal) Dwi Prajitno Wibowo. Foto: KORAN SINDO/Neneng Zubaidah
A+ A-
TANGERANG SELATAN - Sebanyak 2.000 siswa ditargetkan mengikuti di event Eduversal Mathematics Competition. Kompetisi ini akan mempertandingkan matematika bagi siswa per masing-masing jenjang sekolah.

Direktur Edukasi Universal Indonesia (Eduversal) Dwi Prajitno Wibowo mengatakan, pihaknya menargetkan 2.000 siswa akan mendaftar di ajang ini. Para peserta nanti bisa mendaftar di laman https://emc.kompetisi.net/login.

Hal yang menarik dari kompetisi ini ialah babak penyisihannya menggunakan sistem online. Melalui sistem online ini maka kompetisi tidak hanya akan menjangkau siswa dari perkotaan namun dari seluruh penjuru tanah air.



‘’Kami ingin mempermudah akses untuk seluruh anak-anak di daerah ikut kompetisi nasional. Babak penyisihan melalui online namun nanti kompetisinya nanti berlangsung offline,’’ ujarnya di Tangerang Selatan, Kamis, 5 September 2019.

Kompetisi ini akan diikuti oleh siswa mulai dari kelas 5 hingga kelas 11. Kompetisi matematika yang pertama kali diadakan ini akan memperebutkan total hadiah Rp126 juta. Pada babak penyisihan ini pihaknya akan memberikan hadiah uang Rp500 ribu per siswa untuk 10 besar juara per setiap kelas. Sedangkan untuk babak final nanti juara pertama akan mendapat hadiah uang sebesar Rp5 juta, juara dua Rp3 juta, dan juara ketiga Rp2 juta. Hadiah akan diberikan untuk pemenang di setiap kelasnya.

Registrasi dibuka sejak 1 Juli hingga 5 Oktober 2019. Sementara babak penyisihan dimulai pada 12 Oktober secara online. Mereka yang lolos babak penyisihan akan diumumkan pada 19 Oktober. Para peserta diminta bersiap untuk babak final yang akan diselenggarakan pada 16 November. Dan pengumuman final pada 23 November sementara pemberian penghargaan akan diberikan pada 23 Februari 2020 bersamaan dengan Festival Sains dan Budaya (FSB) yang tiap tahun digelar pihaknya.

Menurut Dwi, pada babak final para peserta yang lolos babak penyisihan akan mengikuti kompetisi secara offline dengan sistem paper based test. Tempat kompetisi akan dilaksanakan di beberapa kota seperti Bandung, Aceh, Makassar, Surabaya, Pekanbaru hingga Medan.

Adapun soal-soal ujian akan disusun oleh tim yang berpengalaman. Yakni para pengajar olimpiade di beberapa sekolah, tim alumni Olimpiade Sains Nasional (OSN) dan perwakilan guru mitra. ‘’Soal-soal ujiannya level olimpiade,’’ tandasnya.

Dwi berharap kompetisi ini akan menciptakan bibit unggul di bidang sains yang berguna untuk masa depan bangsa. Para pemenang nantinya juga akan dapat beasiswa pembinaan dari Eduversal.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak