alexametrics

Besok Ketua RT/RW Se-DKI Bakal Digratiskan Lagi Liburan ke Ancol

loading...
Besok Ketua RT/RW Se-DKI Bakal Digratiskan Lagi Liburan ke Ancol
Pemprov DKI Jakarta dan Taman Impian Jaya Ancol memberikan liburan gratis untuk petugas pemerintahan tingkat RT-RW dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik). Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja A
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Taman Impian Jaya Ancol memberikan liburan gratis untuk petugas pemerintahan tingkat RT-RW dan Juru Pemantau Jentik (Jumantik).

Petugas beserta keluarganya yang berjumlah sekitar 170.000 orang diajak ke Ancol secara terjadwal. Peserta yang mengikuti program ini adalah para ketua RT–RW dengan membawa maksimal empat orang anggota keluarganya yang terdata pada Kartu Keluarga (KK) dan Tim Jumantik.

Mereka juga dapat memilih salah satu unit rekreasi yang ingin dituju, yaitu Dunia Fantasi, Atlantis Water Adventures, Ocean Dream Samudra atau Sea World Ancol.



Rekreasi gratis ke wahana di kawasan Taman Impian Jaya Ancol ini merupakan program apresiasi dari Pemprov DKI Jakarta.
Besok Ketua RT/RW Se-DKI Bakal Digratiskan Lagi Liburan ke Ancol

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk Teuku Sahir Syahali mengatakan, melalui program CSR ini pihaknya merada bangga dapat berbagi kebahagiaan bersama para ketua RT - RW di Jakarta.

"Kami juga senang karena bisa mendukung program pemerintah, khususnya misi Gubernur yaitu Maju Kotanya, Bahagia Warganya," ujar Sahir lewat keterangan tertulis, Minggu (1/9/2019).

Program ini mulai berjalan pada Senin 26 Agustus 2019 lalu dengan total peserta rekreasi sekitar 4.957 orang dari wilayah Gambir, Cideng, Petojo Selatan, Kebon Kelapa, Kebon Bawang, Kembangan Utara, Kembangan Selatan, Meruya Utara, Gandaria Utara, Pulo, Pondok Kopi, Ceger, dan Pulau Untung Jawa.

Peserta gelombang kedua akan dilaksanankan Senin, 2 September 2019 dengan jumlah 4.905 orang yang berasal dari wilayah Petojo Utara, Duri Pulo, Koja, Srengseng, Meruya Selatan, Joglo, Cipete Utara, Petogogan, Kramat Pela, Kebon Manggis, Jatinegara Kaum, dan Pulau Panggang.

Menurut Biro Tata Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta, peserta akan diberangkatkan dari Kantor Kecamatan masing-masing wilayah, dan akan difasilitasi menggunakan bus Transjakarta menuju Ancol.

Menurut Sahir, dengan terjadwalnya kunjungan tersebut untuk menjaga kenyamanan peserta, mengingat jumlah yang akan menikmati rekreasi gratis ini berjumlah ratusan ribu orang.

Mereka akan diberangkatkan dengan bus kapasitas 50 orang, dan diberikan QR Code sebagai tiket masuk untuk wahana yang dipilih.

“Taman Impian Jaya Ancol dalam program apresiasi ini senantiasa memberikan perhatian kepada para petugas yang berjasa memberikan pelayanan dan kerja yang baik untuk masyarakat dan mereka layak untuk berlibur," tambahnya.

Dari pantauan kunjungan sebelumnya, seluruh peserta sangat menikmati fasilitas rekreasi gratis yang diberikan. Senyum gembira terpancar dari peserta yang menikmati sejumlah wahana dan atraksi hiburan di seluruh unit rekreasi Ancol.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta dan Manajemen Taman Impian Jaya Ancol karena telah diberikan kesempatan liburan gratis disela-sela kesibukan dan rutinitasnya membantu Pemerintah Daerah di wilayah tempat tinggalnya.

Dalam kesempatan tersebut terlibat juga Tim medis dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta di 4 titik yang tersebar di unit rekreasi Ancol.

Selain ikut memantau kegiatan rekreasi dan berjaga jika dibutuhkan yang sedang sakit, tim ini juga menyediakan pemeriksaan tensi secara gratis kepada peserta.

Sebelumnya, program apresiasi dalam bentuk rekreasi gratis sudah pernah dilakukan pada Juli 2019 lalu. Di mana Pemerintah Provinsi DKI dan Taman Impian Jaya Ancol memberikan liburan gratis ke Dunia Fantasi untuk 20.000 orang petugas Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU), atau yang akrab dikenal sebagai Pasukan Oranye.
(shf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak