alexametrics

Antisipasi Kebakaran, Sudin Gulkarmat Lakukan Simulasi di Kalibata City

loading...
Antisipasi Kebakaran, Sudin Gulkarmat Lakukan Simulasi di Kalibata City
Simulasi general evakuasi penghuni di lingkungan Apartemen Kalibata City. Foto: SINDOnews/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Apartemen Kalibata City memastikan seluruh bangunannya memiliki standar keamanan yang tinggi dalam mengantisipasti berbagai kejadian atau bencana di lingkungan apartemen yanag berlokasi di kawasan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan itu. Salah satunya yakni antisipasi jika terjadi kebakaran.

Hal itu dibuktikan dalam simulasi general evakuasi penghuni di lingkungan Apartemen Kalibata City yang dilakukan oleh pengelola. General Manager Apartemen Kalibata City, Ishak S Lopung mengatakan, simulasi ini dilakukan untuk terus memberikan pelatihan kepada seluruh staf pengelola dan juga penghuni dalam mengantisipasi segala kemungkinan terjadinya bencana, salah satunya kebakaran.

“Ini juga untuk memenuhi Peraturan Gubernur Nomor 143/2016 tentang Manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung dan Manajemen Keselamatan Kebakaran Lingkungan,” kata Ishak, Minggu (1/9/2019).



Sejatinya simulasi ini rutin dilakukan setiap tahun oleh pengelola Kalibata City. Dan tahun ini pengelola Kalibata City menggandeng Suku Dinas (Sudin) Penanggulangan Kebakaran dan Keselamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan untuk melakukan kegiatan itu.

“Mereka melakukan simulasi di Apartemen Kalibata City untuk menguji sistem yang dimiliki pengelola, sekaligus mengedukasi dan mengingatkan kepada penghuni tahapan demi tahapan yang harus dilakukan ketika terjadi bencana kebakaran,” jelas Ishak.

Dalam simulasi ini Dinas Kebakaran mendatangkan lebih dari 10 unit mobil pemadam dan mobil ambulans. Dimana masing-masing mobil pemadam terdiri dari 6 orang petugas.

Adapun pelatihan ini dilakukan di Tower Palem dengan tinggi 21 lantai yang didalamnya terdapat 600 unit apartemen. Dari masing-masing lantai, terdapat 3 orang penghuni yang ikut berperan serta aktif dalam simulasi.

Adapun tahapan dalam mengatasi kejadian kebakaran ini, pertama-tama penghuni dapat melapor ke resepsionis bahwa telah terjadi kebakaran. Lalu informasi tersebut dicek ke control room untuk mendeteksi unit mana yang terindikasi kebakaran.

Setelah adanya konfirmasi, pihak control room memberitahu security lobby untuk melakukan pemadaman awal dengan membawa peralatan dan memanggil penanggung jawab gedung yang akan mengkomando petugas keamanan dalam melakukan pemadaman.

“Nah apabila tim pertama yakni security lobby itu tidak bisa memadamkan, akan dipanggil tim fire 2 yang terdiri dari security dan engineering dengan alat dan pakaian yang lebih lengkap. Apabila ada korban, tim 1 (security lobby) yang akan memanggil ambulance serta menyalakan alarm gedung. Apabila tidak bisa padam juga baru dipanggil Dinas Pemadam Kebakaran,” tutur Ishak.

Dalam pelatihan evakuasi pemadam kebakaran, waktu yang menjadi target pemadaman yakni maksimal 15 menit sampai di tempat. Penghuni mendapat edukasi mengenai bagaimana melakukan pertolongan pertama, memadamkan api awal dengan karung goni basah, lalu tabung gas semprot, dan terakhir dengan pemanggilan mobil pemadam kebakaran.

“Mobil pemadam tadi 10 menit sudah sampai, penghuni juga diajarkan bagaimana penanggulangan bencana akibat kebocoran gas. Simulasi kira-kira berlangsung selama 2,5 jam,” kata Ishak.

Apartemen Kalibata City juga memiliki tim Floor Warder yang terdiri Tenant Safety Officer (TSO), Security, dan Housekeeping yang bertugas untuk meyapu setiap lantai guna mengantisipasi jika ada penghuni terjebak di unit mereka. “Ini hal standar yang telah kami lakukan dan siapkan, sehingga penanggulangan bisa diantisipasi dengan baik,” ucapnya.

Pihak pemadam kebakaran pun telah melakukan uji coba sistem yang dimiliki Apartemen Kalibata City dan menyatakan lulus dalam uji coba tersebut sehingga pengelola apartemen dan penghuni dikatakan dapat bekerja sama dengan baik dalam penanggulangan bencana kebakaran. “Semuanya lancar kok, mereka bilang ini berfungsi dengan baik,” tandas Ishak.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak