alexametrics

Wanita Cantik Ini Terjaring Operasi Patuh Jaya di Kota Depok

loading...
Wanita Cantik Ini Terjaring Operasi Patuh Jaya di Kota Depok
Seorang pengendara wanita cantik terjaring razia Operasi Patuh Jaya di Kota Depok, Jumat (30/8/2019). Foto: SINDOnews/R Ratna Purnama
A+ A-
DEPOK - Selama dua hari Operasi Patuh Jaya 2019 di Kota Depok, tercatat 1.000 lebih pelanggar lalu lintas terjaring razia. Mayoritas pelanggar adalah pengendara yang melawan arus dan didominasi roda dua. Dalam razia ini sejumlah pengendara wanita cantik juga tak luput dari pengamatan petugas.

"Ada 1.000 lebih pelanggar hingga hari ini. Pelanggaran didominasi pengendara tidak memakai helm, masuk jalur cepat, kelengkapan berkendaranya tidak lengkap,” ujar Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo, di Mapolresta Depok, Jumat (30/8/2019).

Sutomo mengatakan, operasi yang dikhususkan untuk penindakan ini ditujukan untuk meningkatkan kedisiplinan para pengendara. Dengan demikian, tingkat kecelakaan lalulintas diharapkan semakin menurun.



Selama razia, pihaknya memfokuskan penindakan pada pelanggar yang lawan arus, kelengkapan berkendara, memasang lampu strobo atau rotator bukan pada peruntukannya, serta sepeda motor yang melintas di jalur cepat di Jalan Margonda Raya.

"Selain memberikan sanksi tilang, pada hari kedua ini kami juga telah mengamankan sebanyak delapan unit motor karena tidak memiliki surat-surat kendaraan," paparnya.

Kepada delapan pengendara yang motornya diamankan, Sutomo meminta agar datang langsung ke Mapolresta Depok untuk mengambilnya, dengan syarat membawa bukti surat-surat kepemilikan. Ia pun mengimbau kepada masyarakat agar dapat mematuhi aturan yang berlaku dan melengkapi surat-surat kendaraan saat berlalu lintas.

Operasi Patuh Jaya 2019 ini dilaksanakan mulai Kamis, 29 Agustus hingga 11 September mendatang di sejumlah lokasi berbeda. Operasi Patuh Jaya ini juga melibatkan unsur TNI, Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satpol PP.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak