alexametrics

Depok Mulai Dilanda Kekeringan, Warga Kesulitan Dapat Air Bersih

loading...
Depok Mulai Dilanda Kekeringan, Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
DEPOK - Sejumlah wilayah di Kota Depok dilanda kekeringan. Warga kini mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Palang Merah Indonesia Kota Depok bekerja sama dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta diturunkan untuk mengantisipasi kebutuhan air bersih warga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari PMI Kota Depok, sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan yaitu Kelurahan Meruyung, tepatnya di Jalan Saidun RT 01/04, Kecamatan Limo; Jalan Gotong Royong, RT 08/ RW 08, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis; Jalan Sumur Bandung 3, RT 07/RW 07; dan Jalan Bungur 2 RT 05/RW 07, Kelurahan Harjamukti.



"Kami bergerak berdasarkan laporan dari masyarakat. Hari ini diturunkan satu mobil tangki isi 3.000 liter untuk menyuplai air bersih kepada warga. Adapun Kelurahan Meruyung, penerima air sejumlah 300 orang 50 KK, Kelurahan Tugu 200 orang 70 KK, dan Kelurahan Harjamukti," kata Kepala Seksi Pelayanan Masyarakat Palang Merah Indonesia Cabang Kota Depok, Imron, Minggu (25/8/2019).

Menurut dia, ketiga wilayah tersebut memang menjadi langganan kekeringan, terutama ketika musim kemarau. Selain itu, pantauan pihaknya di bulan Agustus 2019 ini curah hujan di Kota Depok tidak merata.

"Jadi sebagian ada yang sudah mengalami hujan seperti Sawangan, Bojong Gede (arah Bogor) sedangkan yang lainnya masih kemarau," ucapnya.

Sementara itu, Manajer PDAM Tirta Asasta Depok, Imas Diah Pitaloka, menuturkan, penanganan krisis air dilakukan dengan mengoptimalkan sejumlah bendungan di bantaran Sungai Ciliwung. Pihaknya juga terus berinovasi dan mengawasi dampak kemarau.

"Mudah-mudahan (suplai air) cukup. Kan setiap empat tahunan itu ada kemarau panjang dan banjir juga, cadangan ini yang sudah-sudah cukup sampai setahunan juga," katanya.

Selain itu, PDAM telah menyiapkan truk tangki penampung air bersih berkapasitas 8.000 liter dan 5.000 liter untuk mengatisipasi dampak kekeringan. "Jadi ketika ada laporan kekeringan seperti sekarang, truk langsung meluncur ke lokasi untuk menyuplai air," tutupnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak