alexametrics

Festival Kebon Bang Jaim Kental dengan Budaya Jakarta

loading...
Festival Kebon Bang Jaim Kental dengan Budaya Jakarta
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Pusat dan Walikota Jakarta Pusat Bayu Meghantara Membuka festival Kebon Bang Jaim dengan Menabub Rebana. Foto/Okto Rizki Alpino/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara mengatakan, Festival Jalan Jaksa sudah berjalan sejak belasan tahun terkahir. Dia juga mengatakan, dirinya lahir di pusat kota Jakarta ini.

"Sepengetahuan saya yang namanya Festival Jalan Jaksa itu sudah berjalan sejak 15 tahun terakhir, kebetulan saya lahir dan besar di Jakarta Pusat gitu, jadi perkembangan pemerintah saya ikuti betul terkait dengan Festival Jalan Jaksa itu," ujar Bayu di Jalan Jaksa, Jakarta Pusat, Jumat 23 Agustus 2019.

Bayu mengatakan, Festival Jalan Jaksa kini berubah nama menjadi Festival Kebon Bang Jaim, dimana pergantian nama ini ditujukan untuk lebih meningkatkan potensi pariwisata dari segi kuliner yang sejak dahulu sudah melekat di kawasan Jalan Jaksa, Jalan Sabang, Jalan Kebon Sirih dan Jalan KH Wahud Hasyim.



"Terkait dengan Festival Jalan Jaksa itu dan hari ini kita saksikan bersama bahwa hari ini kita mulai namanya sudah Festival Kebon Bang Jaim, artinya tidak hanya di kawasan Jalan Jaksa, termasuk Kebon Sirih gitu kan terus kemudian Wahid Hasyim dan Sabang ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari kawasan yang memang kawasan pariwisata," ungkapnya.

Bayu menuturkan, sejak dahulu di Jalan Jaksa sudah ada tempat festival. Jadi di kawasan ini memang sudah terkenal dengan kebudayaannya.

"Artinya kebudayaan pada zaman itu sudah berkembang sejak zaman Belanda maka itu kita lestarikan. mudah mudahan festival Kebon Bang Jaim ini menjadi bagian tidak terpisahkan untuk peningkatan pariwisata di Jakarta Pusat dan perkembangan Jakarta Pusat memang luar biasa dikawasan ini," terangnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak