alexametrics

Tolong Teman Tenggelam, Husen Tewas Terseret Arus Sungai Cisadane

loading...
Tolong Teman Tenggelam, Husen Tewas Terseret Arus Sungai Cisadane
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
TANGERANG - Empat bocah tenggelam di Sungai Cisadane Tangerang. Dua berhasil menyelamatkan diri, satu hilang. Sedangkan satu orang lainnya ditemukan meninggal.

Imam, salah seorang warga sekitar Sungai Cisadane mengatakan, keempat bocah yang tenggelam di Sungai Cisadane itu sudah biasa berenang di sungai. Karena sungai kering, mereka pun nekat berenang sampai ke tengah sungai.

Namun, di tengah sungai arus bawah sangat kuat. Nahas dialami Muhammad Husen (8) dan Fitra (12), keduanya terserat arus. Husen ditemukan meninggal dunia. Sedang Fitra, menghilang dan belum ditemukan.



"Awalnya mereka berempat. Husen, Fitra, Ridwan, dan Farlan. Karena dikira kering, mereka berenang sampai ke tengah," ungkap Imam di Sungai Cisadane, Jumat (23/8/2019).

Ternyata, Fitra tidak bisa berenang. Saat di tengah dia tenggelam. Husen yang melihat peristiwa itu langsung melakukan upaya pertolongan. Malang, kuatnya arus sungai membuat Husen ikutan tenggelam.

Dijelaskan Imam, saat kejadian, ada warga yang memancing di pinggir sungai. Mereka mendengar teriakan minta tolong korban dan langsung melakukan penyelamatan. Dua orang berhasil dievakuasi dan selamat.

Sementara itu, komandan Basarnas yang memimpin pencarian korban, Riski Dwiyanto mengatakan, peristiwa korban tenggelam itu baru diketahui pada sore ini.

"Untuk proses hari ini sesuai arahan kepala kantor, kita bergerak menuju lokasi sekitar 16.00 WIB. Kejadiannya sendiri, pukul 14.30 WIB. Kami akan melakukan penyisiran di lokasi korban tenggelam," sambung Riski.

Tidak hanya tim dari Basarnas, Tim SAR dari Damkar dan Polsek Tangerang juga ikut dalam proses pencarian korban tenggelam ini. Dalam proses pencarian itu, satu korban berhasil ditemukan oleh petugas gabungan.

"Korban ada dua. Satu orang telah berhasil kami temukan atas nama Husen dalam keadaan meninggal dunia, dan sudah kami serahkan ke pihak keluarga," ungkapnya.

Karena waktu sudah mulai gelap, pencarian korban kedua yang masih hilang akan dihentikan untuk sementara dan dilanjutkan pada esok hari mulai pagi. Pencarian akan dilakukan hingga kawasan Pintu Air 10.

"Korban kedua masih dalam pencarian. Tapi untuk sementara kita hentikan dulu. Kami akan stand by di darat. Besok jam 7, kita melakukan pencarian lagi. Kita akan mulai dengan menyisir ke Pintu Air 10," tukasnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak