alexametrics

Tegaskan Dukungan soal Wagub DKI, Gerindra Minta PKS Proaktif

loading...
Tegaskan Dukungan soal Wagub DKI, Gerindra Minta PKS Proaktif
Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, tegaskan dukungan partainya ke PKS soal posisi Wagub DKI. Foto: SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Partai Gerindra membantah tudingan bahwa selama ini telah menghambat kader PKS duduk di posisi Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta. Gerindra tetap konsisten mendukung PKS untuk posisi tersebut. Namun, Gerindra juga meminta kepada PKS untuk proaktif melakukan komunikasi dengan anggota DPRD dari fraksi lainnya.

“Wagub DKI kan on the track. Jadi gini, Wagub DKI itu Gerindra pertengahan Februari sudah kirim surat ke Gubernur DKI. Gubernur DKI sudah kirim surat ke DPRD. Bahkan pertengahan Maret itu pansel (panitia seleksi) sudah dibentuk, bahkan awal Juli kemarin panlihnya (panitia pemilihan) sudah dibentuk untuk Tatib (Tata Tertib) ini. Jadi dari Gerindra 3 orang di pansel itu namanya Iman Satria, Abdul Gani saa Syarief mereka selalu hadir,” ujar anggota Badan Komunikasi (Bakom) DPP Partai Gerindra Andre Rosiade kepada wartawan di Jakarta, Minggu (11/8/2019).

Andre mengakui bahwa permasalahannya adalah, rapat pembuatan Tatib pemilihan Wagub DKI kni tak kunjung kuorum atau syarat minimal fraksi dan anggota DPRD DKI belum terpenuhi. Yang jelas, Gerindra tetap mendukung penuh PKS sebagaimana komitmennya. Hanya saja, PKS juga perlu melakukan komunikasi dengan fraksi lain.



“Sekarang Gerindra support full PKS sekarang bagaimana PKS kita dorong sama-sama melakukan komunikasi dengan partai politik yang lain. Kalau Gerindra jelas sikapnya secara fatsun dan etika support full dua nama yang diusung PKS. Orang kita sudah teken, kita sudah kirim surat,” ucap Andre.

Menurut Andre, yang menjadi kendala lainnya adalah komunikasi politik PKS terhadap frakso lainnya. Seharusnya, PKS bisa lebih proaktif melakukan komunikasi politik kepada fraksi lain agar rapat bisa segera kuorum, menerima calon Wagub dari PKS dan bisa dilakukan paripurna di DPRD DKI.

“Masa Gerindra kan. Kalau Gerindra ada di belakang PKS sesuai fatsun dan etika politik kita bahwa Wagub DKI adalah untuk PKS,” tukas Andre.

Terlebih, Andre menambahkan, fraksi-fraksi iyu menginginkan komunikasi langsung dengan PKS karena wagubnya orang PKS. Jadi mereka ingin dihndang pertemuan informal sementara, menurut informasi dari DPRD DKI Fraksi Gerindra, PKS itu ketemunya selalu secara formal dan bahkan yang mengatur Sekretariat DPRD DKI dan bertemu di kantor DPRD DKI.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak