alexametrics

Harga Cabai Melonjak, Dinas KPKP DKI: Daerah Produsen Belum Panen

loading...
Harga Cabai Melonjak, Dinas KPKP DKI: Daerah Produsen Belum Panen
ILustrasi pedagang cabai di pasar tradisional. Foto: dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menjelang hari raya Idul Adha, harga cabai di pasar tradisional di Jakarta melonjak drastis. Pemprov DKI mengakui kurangnya pasokan dari daerah karena imbas dari kemarau panjang sehingga membuat hasil petani menurun.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Info Pangan Jakarta, Cabai Merah Keriting, Cabai Merah Besar dan Cabai Rawit Merah terus naik. Sedangkan Cabai Rawit Hijau per hari ini turun harga menjadi Rp Rp75.293/kg.

Cabe Merah Kriting harga rata-rata di Jakarta Rp80.658/kg. Harga tertinggi terdapat di Pasar Pesanggrahan Rp110.000/kg. (Baca: Harga Cabai Terus Naik, Pengusaha Makanan Menjerit)



Cabe Merah Besar (TW) Rp77.615/kg di Jakarta. Di Pasar Mayestik, Jakarta Selatan harganya paling tinggi yakni Rp100.000/kg.

Cabe Rawit Merah Rp92.650/kg di Jakarta. Harga tertinggi di pasar Pos Pengumben Rp120.000/kg.

Cabe Rawit Hijau Rp75.293/kg di Jakarta. Adapun harga tertinggi terjadi di Pasar Kebayoran Lama Rp95.000/kg.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas KPKP Mujiati mengatakan, sejak bulan Juli harga cabai memang masih tinggi. "Berdasarkan informasi Perumda Pasar Jaya, daerah produsen cabai memang saat ini belum panen karena pengaruh kemarau panjang," kata Mujiati saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (10/8/2019).

Meskipun begitu, menurutnya sudah ada penurunan harga pada salah satu komoditi. "Harga cabai merah besar sudah mulai turun walaupun harganya masih di atas seperti biasanya," tutupnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak