alexametrics

Pekan Depan, Dishub DKI Finalisasi Lokasi Perluasan Ganjil Genap

loading...
Pekan Depan, Dishub DKI Finalisasi Lokasi Perluasan Ganjil Genap
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya melakukan perbaikan kualitas udara. Salah satunya dengan melakukan pembatasan kendaraan bermotor. (Foto/Ilustrasi/SINDOnews)
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya melakukan perbaikan kualitas udara. Salah satunya dengan melakukan pembatasan kendaraan bermotor.

Kadishub DKI Jakarta Syafrin Liputo menuturkan, salah satu program pembatasan kendaraan yakni sistem pengaturan ganjil genap.

Pihaknya juga masih mengkaji usulan dari Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) soal perluasan ganjil genap.



"Untuk penetapan lokasi-lokasi akan kami finalisasi minggu depan," kata Syafrin saat dihubungi SINDOnews, Minggu (4/8/2019).

Sebelumnya, Syafrin mengatakan kajian mengenai ganjil genap kendaraan bermotor difokuskan kepada aktivitas sosial ekonomi masyarakat yang terdampak.

"Sedang kita kaji karena terkait dengan perluasan waktu itu harus kita pikirkan aktivitas sosial ekonomi masyarakat di kawasan-kawasan itu," kata Syafrin Jumat 2 Agustus 2019.

Saat disinggung soal kendaraan roda dua yang juga terkena aturan ganjil genap, menurutnya semenjak ganjil genap diberlakukan kepada roda empat, pengendara mobil pribadi beralih menggunakan sepeda motor.

"Kita sedang kaji. Karena berdasar kajian untuk sepeda motor saat ganjil genap volumenya 72 persen sepeda motor. Hanya 28 persen roda empat. Artinya begitu ada pembatasan ganjil genap, maka sebagian tidak shifting ke angkutan umum tetapi mereka justru berbalik ke motor. Itu menjadi perhatian khusus kita bersama," tutupnya.

Sebelumnya jagat dunia maya digegerkan dengan adanya rencana sosialisasi perluasan kawasan ganjil genap untuk mobil dan motor pada kawasan ganjil genap eksisting diantaranya Jalan Rumah Sakit Fatmawati-Jalan Panglima Polim-Jalan Sisingamangaraja-Jalan Pramuka-Jalan Salemba Raya-Jalan Kramat Raya-Jalan Gunung Sahari-Jalan Majapahit-Jalan Gajahmada-Jalan Hayam Wuruk-jalan Suryopranoto-Jalan Balikpapan dan Jalan Tomang Raya. Sosialisasi tersebut dimulai pada tanggal 5 sampai dengan 31 Agustus 2019.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak