alexametrics

Jadi Percontohan Penanganan TB, Ini yang Dilakukan Puskesmas Kramat Jati

loading...
Jadi Percontohan Penanganan TB, Ini yang Dilakukan Puskesmas Kramat Jati
Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Inda Mutiara. Foto/SINDOnews/Okto Rizki
A+ A-
JAKARTA - Puskesmas Kecamatan Kramat Jati menjadi tempat percontohan dalam upaya penanganan penyakit tubercolosis di Wilayah DKI Jakarta.

Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Inda Mutiara mengatakan dalam menangani pasien TB, pihaknya telah melakukan berbagai macam inovasi di wilayahnya.

"Kami ada istilah 'Si Jempol' kepanjanganya adalah Sistem Jemput Pot Sputum dan Laporan," ujar Inda di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (17/7/2019).



Inda menerangkan Pot Sputum sendiri ialah pot tempat dahak dari pasien yang terjangkit TB. "Kalau TB itu spesifik yang harus kita periksa spesimennya adalah dari dahak," terangnya

Indah menuturkan upaya ini dilakukan, karena kebanyakan pasien yang terjangkit TB enggan untuk melakukan pengobatan. jika pasien dibiarkan maka akan menyebar ke keluarga dan lingkungan tempat tinggalnya.

"Jadi itulah sistem yang kita buat, kita jemput bola sehingga pasien tidak los, dan pasien tetap terobati dan juga terlaporkan. Jadi tidak sempat menular," tuturnya.

Terkahir Indah mengimbau kepada masyarakat untuk aktif berobat jika sudah teridentifikasi TB, karena penanganan penyakit TB perlu perjuangan.

"Penanganan penyakit TB itu 6 bulan, berobat itu harus teratur, obatnya gratis, mudah di dapat dan aksesnya pun sudah kami sediakan" pungkasnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak