alexametrics

Kemenkumham Laporkan Wali Kota Tangerang ke Polisi

loading...
Kemenkumham Laporkan Wali Kota Tangerang ke Polisi
Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama Kemenkumham Bambang Wiyono melaporkan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ke Polresto Tangerang, Selasa (16/7/2019). Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan.
A+ A-
TANGERANG - Pihak Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) akhirnya melaporkan Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah ke pihak kepolisian.

Laporan disampaikan langsung oleh Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama Kemenkumham Bambang Wiyono, ke ke Polresto Tangerang, di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Selasa (16/7/2019).

Dalam laporannya, Bambang mengatakan, Wali Kota Tangerang telah melakukan banyak pelanggaran hukum yang tidak bisa dibiarkan dan harus diberikan pelajaran.



"Ya, kami dari Kemenkumham mengadukan pihak Wali Kota, karena telah melakukan pelanggaran hukum," kata Bambang, kepada wartawan di Polresto Tangerang Kota, Jalan Daan Mogot, Selasa (16/7/2019).

Ditanya lebih jauh materi laporan tersebut, Bambang tidak mau menjelaskan secara rinci. Namun, dia mengatakan, karena lahan milik Kemenkumham yang ada di Kota Tangerang, yang dimasalahkan wali kota.

"Ya, terkait lahan milik Kemenkumham yang berada di Kota Tangerang. Banyak penguasaan lahan-lahan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Secara lengkap bisa langsung ke kapolres saja," sambungnya.

Bambang pun mengaku, pihaknya sudah menjalani proses berita acara pemeriksaan (BAP) dan telah mengungkapkan semua permasalahan itu kepada penyidik polres.

"Nanti dari tim layanan advokasi hukum yang akan selalu komunikasi dengan polres untuk menyelesaikan masalah ini. Sekali lagi mudah-mudahan ini segera selesai dan segera tuntas untuk semua," tambahnya.

Sementara itu, Kapolresto Tangerang Kota Kombes Pol Abdul Karim menyatakan, pihaknya akan segera memproses laporan dari pihak Kemenkumham tersebut.

"Siapa pun yang melaporkan adanya suatu dugaan, ya kita akan tangani. Tetapi bentuk laporan dan isinya seperti apa, masih belum kita pelajari. Nanti akan kita lihat dulu. Takutnya saya salah menilai," pungkasnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak