alexametrics

Pemkab Bekasi Catat Ada 1.937 Lowongan Kerja Khusus Tenaga Lokal

loading...
Pemkab Bekasi Catat Ada 1.937 Lowongan Kerja Khusus Tenaga Lokal
Sejumlah kendaraan bermotor melintas di gerbang masuk Kabupaten Bekasi.Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mencatat ada sebanyak 1.937 lowongan pekerjaan yang disediakan perusahaan khusus untuk warga lokal. Peluang kerja itu didapat dari hasil kunjungan pemerintah langsung ke sejumlah perusahaan di empat kawasan industri besar.

Ribuan lowongan tersebut berada di empat kawasan industri terbesar di Kabupaten Bekasi. Di antaranya, kawasan MM2100 berjumlah 523 lowongan, Deltamas serta Greenland International Industrial Center sebanyak 182 lowongan, serta East Jakarta Industrial Center (EJIP) sebanyak 1.232 lowongan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Edi Rochyadi mengatakan, lowongan pekerjaan tersebut memang diprioritaskan untuk warga Bekasi, bukan untuk warga diluar Bekasi."Lowongan pekerjaan itu akan terus bertambah, seiring sinergitas antar pemerintah dan pelaku usaha untuk mendorong perekonomian Bekasi," katanya.



Menurut Edi, prioritas untuk tenaga lokal Bekasi tersebut tidak lepas dari masih tingginya angka pengangguran kendati Kabupaten Bekasi menjadi daerah industri terbesar. Data BPS tahun 2018, dari jumlah angkatan kerja sebanyak 1.630.423 jiwa, masih terdapat 156.991 jiwa atau 9,69% penduduk berusia produktif tetapi menganggur.

Edi meyakini, jumlah lowongan kerja akan terus bertambah seiring dengan diteruskannya kunjungan langsung ke perusahaan. Kunjungan dilakukan sekaligus untuk menyosialisasikan Peraturan Bupati No 9/2019 yang berisikan tentang dorongan untuk memberi ruang bagi tenaga kerja lokal.

Apalagi, kata dia, hal itu menjadi salah satunya program dari empat prioritas pemerintah saat ini. Pertama kesehatan kemudian pendidikan, infrastruktur lalu tenaga kerja. Sebenarnya, sejumlah langkah telah dilakukan pemerintah untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Bekasi.

"Kami meminta semua perusahaan mengalokasikan 30% dari jumlah karyawannya untuk warga Kabupaten Bekasi," ungkapnya. Namun, imbauan tersebut tidak dibarengi dengan komunikasi langsung dengan perusahaan.
Sehingga, lowongan itu tidak pernah ada, setelah pemerintah datang langsung, lowongan pekerjaan itu memang ada. “Makanya kalau sebelumnya hanya diberi surat edaran, tapi sekarang dibuka keran komunikasi antara perusahaan dengan pemerintah. Sebelumnya hanya surat menyurat saja. Tapi dengan komunikasi langsung, ada komunikasi balik yang baik bahwa mereka (perusahaan) juga perlu tenaga kerja, maka ada titik temunya,” ujarnya.

Seperti diketahui, dalam dua pekan terakhir, Pemerintah Kabupaten Bekasi rajin melakukan kunjungan ke perusahaan. Kunjungan dipimpin langsung Bupati Eka Supria Atmaja. Dari hasil kunjungan, didapat informasi kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan khusus untuk warga Kabupaten Bekasi.

Bupati Bekasi, Eka Supria Admaja berharap komunikasi yang telah dilakukan dengan para pelaku usaha dapat menjadikan segalanya menjadi lebih baik lagi. Hingga, satu per satu masalah ketenagakerjaan di Kabupaten Bekasi mampu berkurang dan mudah terselesaikan semuanya.

"Saya tak akan pernah bosan merangkul bahkan mengajak para pelaku usaha dan investor, khususnya perusahaan-perusahaan untuk bersama membangun, merawat dan membenahi Kabupaten Bekasi serta mencari solusi dari berbagai masalah yang ada di Kabupaten Bekasi," katanya.

Head of operation Kota Deltamas, Robertus Satriotomo mengatakan, tenaga kerja lokal menjadi hal pertama yang dicari pengusaha. Menurutnya, setiap investor yang datang bisanya bertanya dan meminta tenaga kerja lokal."Mereka ingin suplai tenaga kerja yang handal, terutama di lingkungan di mana pabrik itu berdiri," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak