alexametrics

LRT Bakal Masuk Bogor, Pemkot Masih Bahas Lokasi Stasiun Akhir

loading...
LRT Bakal Masuk Bogor, Pemkot Masih Bahas Lokasi Stasiun Akhir
Warga Jakarta mencoba kereta LRT Kelapa Gading-Velodrome yang diuji coba publik.Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
BOGOR - Pemkot Bogor masih belum menentukan lokasi untuk dijadikan stasiun akhir Light Rail Transit (LRT). Padahal pemerintah pusat saat ini berupaya akan melanjutkan proyek pembangunan jalur kereta ringan tersebut.

"Soal LRT, pemerintah pusat rencananya melakukan proses lelang pada September 2019 mendatang. Tapi kita masih mau membahas ke mana LRT akan mendarat (stasiun), apakah Terminal Baranangsiang, Bogor Timur atau ke Tanah Baru, Bogor Utara," ungkap Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim pada Senin (8/7/2019).

Menurut Dedie, pihaknya baru akan membahas terkait penentuan stasiun LRT di Kota Bogor pada pekan depan. Dia melanjutkan, ada dua opsi stasiun akhir LRT Bogor dengan mempertimbangkan berbagai aspek. Di antaranya kondisi Terminal Baranangsiang sendiri saat ini secara teknis untuk asetnya dalam proses penyerahan ke pemerintah pusat.



"Jika dipilih opsi Terminal Baranangsiang, maka perlu dipikirkan menyangkut layanan transportasinya. Kemudian yang perlu dipikirkan bagaimana selama proses pembangunan," ujar mantan salah satu direktur di KPK ini.

Dedie mengusukan alternatif saat proses pembangunan Terminal Baranangsiang tidak dilakukan pemindahan terminal tapi pendistribusian trayek. Misalnya, untuk trayek melayani Bogor-BSD-Ciputat-Parung-Jakarta Selatan dipindahkan ke Terminal Bubulak. Sementara untuk trayek Bogor-Cicurug-Cibadak- Sukabumi digeser ke Ciawi.

"Sedangkan untuk yang Kota Bogor, tetap melayani yang sekarang ini, Bogor-Jakarta, Bogor-Bandung dan lainnya," ujarnya. Dedie menjelaskan, proyek LRT ini erat kaitannya dengan program rerouting (penataan ulang trayek) angkutan kota yang hingga saat ini terkatung-katung.

Maka dari itu, pihaknya akan menyelaraskan juga program tersebut dengan pelaksanaan pembangunan LRT di Kota Bogor. "Ya, ini ada kaitan rerouting dan LRT, karena jika kita lakukan rerouting salah, berdampak kepada proses yang akan dilaksanakan ini. Kita akan bahas dulu setelah urusan LRT beres," tukas dia.

Untuk diketahui, proyek LRT sendiri saat ini sudah tersambung penuh dari Cawang sampai Cibubur, Jakarta melalui beberapa stasiun. Diantaranya, Taman Mini, Kampung Rambutan, Ciracas dan Cibubur.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak