alexametrics

Pembunuhan Hilarius di Ancol Dilatari Tantangan Berkelahi oleh Korban

loading...
Pembunuhan Hilarius di Ancol Dilatari Tantangan Berkelahi oleh Korban
Foto: Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pelaku penusukan Hilarius L di kawasan Pantai Ancol, Pademangan, Jakarta Utara di dua lokasi berbeda, yakni Jadri P (27) dan Alfredo A (30). Setelah diselidiki, ternyata kedua pelaku merupakan teman korban yang saat kejadian sedang pesta miras.

Kapolres Jakarta Utara, Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, penusukan pada korban di kawasan pantai Ancol itu terjadi pada 30 Juni kemarin. Korban dan pelaku saat itu tengah mengadakan pesta miras merayakan ulang tahun anak rekan korban.

"Mereka (tersangka dan korban) sebetulnya berteman, saat itu merayakan ulang tahun anak saksi dengan minum-minuman keras," ujarnya pada wartawan, Jumat (5/7/2019).



Mendadak, kata dia, korban terlibat cekcok dengan salah satu rekannya, Welem hingga akhirnya korban menantang Welem berkelahi. Disitu, pelaku Alfredo bertanya pada pelaku Jadri apakah membawa pisau, bila bawa pisau itu diminta ditusukan ke korban. (Baca: Pria Ambon Diserang Sekelompok Orang di Ancol, Ini Diduga Pemicunya)

Jadri, paparnya, lalu mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan langsung menusuk korban berulang kali hingga tersungkur. Usai itu, kedua pelaku lalu meninggalkan lokasi, sedang korban dibawa ke rumah sakit oleh teman-temannya hingga akhirnya dinyatakan meninggal di RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat.

"Tersangka Jadri lalu kabur ke Bandung, lanjut kabur ke Yogyakarta hingga akhirnya ditangkap pada Kamis, 4 Juli kemarin di Yogyakarta. Sedang Alfredo ditangkap di kawasan Jakarta Utara," tuturnya.

Adapun dalam penangkapan itu, tambahnya, polisi menyita barang bukti pisau bergagang paralon dibalut solatif warna hitam yang dipakainya untuk menusuk korban, jaket, celana panjang, jam tangan bernoda darah, handphone, dan dua buah batu hebel bernoda darah.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak