alexametrics

Pawai Budaya Jakarnaval 2019 Bergerak dari Balai Kota Menuju Bundaran HI

loading...
Pawai Budaya Jakarnaval 2019 Bergerak dari Balai Kota Menuju Bundaran HI
Peserta Pawai Budaya Jakarnaval 2019 bergerak dari Balai Kota DKI menuju Bundaran HI. Foto: SINDONEWS/Ari Sandita Murti
A+ A-
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membuka kegiatan Pawai Budaya Jakarnaval 2019 di Balai Kota, Minggu (30/6/2019) sore. Saat ini peserta Pawai Budaya itu tengah menuju kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Pawai Budaya dibuka sekitar pukul 15.30 WIB, yang dimulai dari depan gedung Balai Kota dan langsung menuju kawasan Bundaran HI. Usai dibuka Anies Baswedan, langsung tersuguh berbagai pertunjukan musik, busana, dan ciri khas suatu budaya yang ada di Indonesia. Peserta parade berjumlah sekitar 5.000 orang itu, di antaranya drum band, Abang None Jakarta, dan penari Reyog Bantarangin Jakarta.

Saat ini Pawai Budaya masih berlangsung. Masyarakat yang hendak menyaksikan kegiatan itu terus berdatangan. Mereka tampak menyambut positif Pawai Budaya tersebut. (Baca juga: (Baca juga: Medan Merdeka Selatan Dipadati Ribuan Warga Jelang Parade Jakarnaval)



Tak sedikit anak-anak dan ibu-ibu yang berteriak saat menyaksikan peserta yang menarik, seperti Reyog Bantarangin Jakarta. Mereka pun tak lupa mengabadikan peserta yang dianggap menarik itu dan berfoto selfie dari balik pagar penonton.

Kepala Bidang Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata DKI Jakarta, Hari Wibowo, sebelumnya mengatakan Jakarnaval 2019 akan menghadirkan pawai kendaraan hias dan parade pejalan kaki, serta panggung hiburan. (Baca juga: Jalan Medan Merdeka Selatan Ditutup hingga Pukul 19.00 WIB)

Untuk panggung hiburan pada malam puncak Jakarnaval 2019 akan digelar di Monas dan dimeriahkan oleh musisi papan atas Indonesia, seperti Krisdayanti, Iwa K, Ada Band, dan Irma Darmawangsa.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak