alexametrics

Tawarkan Jasa Pijat Plus via Medsos, Mucikari Gay Dibekuk di Kamar Hotel

loading...
Tawarkan Jasa Pijat Plus via Medsos, Mucikari Gay Dibekuk di Kamar Hotel
Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Polisi menciduk mucikari gay, Utis Kesdian (30) lantaran menawarkan jasa pijat plus-plus di media sosial Facebook. Adapun Utis diketahui sudah melakukan bisnis hinanya itu selama 1,5 tahun.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok, AKP Faruk Rozi mengatakan, awalnya polisi melakukan patroli di media sosial pada 19 Juni lalu, saat itu ditemukan akun facebook dengan nama PIJIT SENSUAL. Polisi lantas memancing Utis selaku pengelola akun itu, caranya dengan berpura-pura memesan dua lelaki yang dipekerjakan Utis. (Baca: Prostitusi Gay Online di Tanjung Priok Berkedok Terapis Pijat)

"Menindak lanjuti temuan itu, anggota opsnal memesan dua orang tukang pijit yang melayani plus-plus dengan tarif Rp500 ribu per orang," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (27/6/2019).



Menurutnya, pada Rabu, 26 Juni 2019 kemarin polisi lalu bertemu dengan Utis dan rekannya Wahyudin di sebuah hotel di kawasan Sunter. Disitu, polisi lalu menangkap Utis dan membawanya ke Polres Polres Pelabuhan Tanjung Priok guna proses penyidikan.

Dia menambahkan, Utis tak mempunyai jumlah karyawan tetap karena pria yang berkerja bersama Utis bersifat feeelance atau pekerja paruh waktu. Atas perbuatanya, pelaku dikenakan Pasal 2 ayat (1) UU RI nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang. (Baca: Pesta Seks, 141 Gay Digiring ke Mapolres Jakarta Utara)

"Pelanggan dari jasa pijit plus-plus pelaku itu pria. Dia sudah 1,5 tahun beroperasi (menjadi mucikari)," tuturnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak