alexametrics

TPST Bantargebang Nyaris Overload, DKI Lakukan Pengolahan Sampah Antara

loading...
TPST Bantargebang Nyaris Overload, DKI Lakukan Pengolahan Sampah Antara
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang memiliki daya tampung sebesar 49 juta ton. TPST Bantargebang, kata dia, juga telah beroperasi sejak 30 tahun lalu dan telah menampung sampah sebanyak 39 juga ton (80 persen dari kapasitas TPST).

"Rata-rata volume sampah dari wilayah Jakarta yang terkirim ke TPST Bantargebang di tahun 2018 sebesar 7.452,60 ton per hari," kata Anies saat berpidato di hadapan anggota dewan terkait perubahan Perda nomor 3 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (24/6/2019).

Anies menjelaskan, terkait daya tampung dari TPST sudah hampir melebihi batas, maka Pemrov DKI berniat melakukan terobosan dalam pengolaham sampah dengan menggunakan teknologi Fasilitas Pengolahan Sampah Antara (FPSA).



"Mendorong masyarakat untuk lakukan pengurangan dan penanganan sampah dengan menggunakan teknologi ramah lingkungan," ungkapnya.

Selanjutnya, Anies berharap, melalui terobosan ini Pemprov DKI dapat mengurangi 80 persen sampah yang masuk ke TPST Bantargebang."Dengan terobasan ini dapat memperpanjang daur hidup (lifetime) TPST Bantargebang" ujarnya. (Baca juga: Truk Sampah DKI Terguling di Bantargebang, Polisi: Baunya Kemana-mana)
(mhd)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak