alexametrics

Beraksi di 17 Lokasi, 11 Perampok Minimarket Digulung Polres Bogor

loading...
Beraksi di 17 Lokasi, 11 Perampok Minimarket Digulung Polres Bogor
Sebanyak 11 pelaku perampokan minimarket yang telah beraksi di 17 lokasi diperlihatkan petugas Polres Bogor.Foto/SINDOnews/Haryudi
A+ A-
BOGOR - Sebanyak 11 pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) spesialis minimarket diringkus petugas Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bogor. Jaringan sindikat pencurian minimarket di wilayah Bogor, Bekasi, Jakarta dan Banten ini terungkap setelah petugas menerima laporan terkait peristiwa pencurian dengan pemberatan dan curas di Cileungsi, Kabupaten Bogor, Selasa, 18 Juni 2019 lalu.

Ke-11 pelaku perampokan yakni , P, HV, R, AD, IP, JA, JIR, MYA, I, RM dan PRW. Kapolres Bogor AKBP A.M Dicky Pastika Gading mengatakan, para pelaku yang diduga sindikat spesialis pencurian minimarket ini ternyata mereka telah beraksi 17 kali di Kabupaten Bogor, Bekasi dan Banten.

"Atas aksinya para pelaku yang sudah beraksi belasan kali itu, diperkirakan kerugian yang dialami pihak minimarket mencapai Rp287 juta," kata Dicky kepada wartawan Senin (24/6/2019). Dari tangan para tersangka kami menyita dua senjata api serta beberapa butir peluru, sisa sisa uang hasil kejahatan, sejumlah kendaraan bermotor yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan.



Sementara itu Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Benny Cahyadi menjelaskan selain melakukan aksi curat dan curas di minimarket, mereka juga melakukan aksi curanmor juga termasuk aksi kriminal mengganjal ATM. "Bahkan kita temukan juga penggunaan narkoba oleh pelaku. Jadi sebelum melaksanakan aksinya, mereka menggunakan narkoba. Bahkan salah satu tersangka motifnya adalah kecanduan terhadap narkoba. Tentunya kita akan gali lebih dalam lagi untuk mengungkap TKP mana lagi yang mereka lakukan aksinya," jelasnya.

Dia menambahkan, modus operandi pelaku yakni masuk ke minimarket yang akan tutup, kemudian mengancam karyawan dengan cara menodongkan senjata api. Selanjutnya komplotan ini menguras harta benda yang ada di minimarket tersebut.

Menurut Benny, ada beberapa pelaku berstatus residivis dan ada juga beberapa pelaku yang baru melakukan aksinya, sebagian besar berasal dari Sumatera.
Atas perbuatannya para pelaku akan dikenakan Pasal 363 KUHP dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman di atas lima tahun dan UU Darurat No 12/1951 tentang Kepemilikan dan Penyalahgunaan Senjata Api.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak