alexametrics

Kesadaran Warga Kurang, Kabupaten Bogor Kesulitan Atasi Masalah Sampah

loading...
Kesadaran Warga Kurang, Kabupaten Bogor Kesulitan Atasi Masalah Sampah
ILustrasi, sampah yang dibuang sembarangan oleh warga di pinggir jalan. Foto: dok/SINDOnews/Bima Setyadi
A+ A-
BOGOR - Paskalebaran permasalahan sampah di Kabupaten Bogor yang tersebar di sejumlah titik ruas jalan raya mulai dikeluhkan. Selain menimbulkan bau tak sedap, sampah tersebut juga mengancam kesehatan warga.

Berdasarkan pantauan menumpuknya sampah dalam sepekan terakhir terlihat di Jalan Raya Bogor-Jakarta, Sukaraja, Cilebut, Jembatan Bambu Kuning, alternatif Sentul hingga Jalan Raya Gunung Putri, Klapanunggal dan beberapa lokasi lainnya.

Sebagian besar sampah tersebut adalah sampah rumah tangga yang sengaja dibuang masyarakat dengan cara dimasukan dalam kantung plastik.



"Iya sudah seminggu lebih sampah di sini menumpuk dan dibiarkan tak diangkut sehingga menimbulkan aroma busuk. Bahkan ada yang membuang kasur segala," kata Abdul Rozak (40) warga Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor yang mengeluhkan samlah di KM 49 Jalan Raya Bogor - Jakarta, Selasa (18/6/2019).

Hal senada diungkapkan Neny (28) warga Citaringgul Sentul, Kabupaten Bogor. Ia menuturkan sering melihat masyarakat membuang sampah di pinggir jalan dengan cara melemparkan dari kendaraan bermotor.

"Jadi mereka membuang sampahnya sambil lewat. Lama-lama dibiarkan menumpuk aja. Sebetulnya setahu saya petugas pengangkut sampah tiap hari datang, tapi habis itu numpuk-numpuk lagi," tandasnya.

Sementara itu, Pemkab Bogor mengakui bahwa di wilayahnya sedang darurat sampah. Karena dari 2.700 ton sampah yang dihasilkan sehari, hanya sekitar 600-700 ton yang terangkut.

"Itu belum termasuk sampah yang dibuang warga sembarangan di pinggir jalan atau kali," kata BUpati Bogor Ade Yasin. Maka dari itu, pihaknya saat ini mulai serius menangani permasalahan tersebut.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak