alexametrics

Stasiun Manggarai Ada Perawatan Sarana KA, Perjalanan KRL Terlambat 30 Menit

loading...
Stasiun Manggarai Ada Perawatan Sarana KA, Perjalanan KRL Terlambat 30 Menit
Perjalanan KRL Commuter Line Jakarta Bogor mengalami keterlambatan akibat adanya perawatan prasarana di Stasiun Manggarai.Foto/SINDOnews/SM Said
A+ A-
JAKARTA - Sejumlah perjalanan KRL Commuter Line terlambat akibat adanya perawatan prasarana perkeretaapian yang melintasi Stasiun Manggarai, Senin (17/6/2019).
Salah satunya KRL Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota dan Bogor-Angke atau Tanah Abang. Dimana KRL yang tiba atau berangkat di setiap stasiun mulai Stasiun Bogor mengalami keterlambatan antara 20-30 menit.

Contohnya KRL Commuter Line relasi Bogor-Jakarta Kota begitu juga KRL relasi Depok-Jakarta Kota yang biasanya diberangkatkan dari Stasiun Depok pukul 13.30-13.50 WIB belum juga diberangkatkan. Akibatnya terjadi penumpukan penumpang dari mulai Stasiun Bogor hingga stasiun akhir.

VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba mengatakan, keterlambatan tersebut akibat adannya antrean kereta baik KRL Commuter Line maupun kereta jarak jauh yang melintasi Stasiun Manggarai. "PT KCI memohon maaf atas adanya antrean perjalanan KRL yang melintasi Stasiun Manggarai sejak Jumat (14/6/2019) pagi. Antrean disebabkan karena adanya perawatan prasarana perkeretaapian yang melintasi Stasiun Manggarai sehingga kecepatan kereta dibatasi 20 km/jam," ungkap Anne.



Perawatan prasarana perkeretaapian ini, kata dia, perlu dilakukan demi keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api. "PT KCI senantiasa melakukan koordinasi dengan PT KAI Daop 1 Jakarta untuk kelancaran perjalanan kereta api," kata dia.

Untuk informasi lebih lanjut, kata Anne para pengguna dapat mengunjungi media sosial instagram @commuterline, facebook commuter line, twitter @commuterline, dan dapat juga menghubungi call center 021-121," tandasnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak