alexametrics

Waspada Jalur Mudik Pemotor di Kabupaten Bekasi Banyak Berlubang

loading...
Waspada Jalur Mudik Pemotor di Kabupaten Bekasi Banyak Berlubang
Pemudik sepeda motor berada di traffic light Bekasi Cyber Park, Kalimalang, Kota Bekasi.Foto/SINDOnews/Abdullah M Surjaya
A+ A-
BEKASI - Sejumlah jalur mudik di Kabupaten Bekasi perlu dibenahi. Terutama jalur arteri, masih ditemukan jalan yang tak laik, baik berlubang maupun tidak adanya rambu lalu lintas dan penerangan jalan umum.

Apalagi, jalan berlubang ditemukan di Jalan Inspeksi Kalimalang, terutama di sekitar wilayah Tegal Gede Cikarang Selatan hingga Tegal Danas Cikarang Pusat.

Pantauan SINDOnews pada Jumat (31/5/2019), jalan yang dilapisi beton itu telah banyak pecah hingga menyisakan lubang. Banyaknya kendaraan berat yang melintas membuat kondisi jalan lebih cepat rusak. Tidak hanya akibat beton yang remuk, lubang pun disebabkan pergerakan tanah.



Di sekitar Desa Cibatu Cikarang Selatan, lapisan beton di sisi selatan bergeser mendekati sungai. Bahkan, mengakibatkan lubang panjang. Parahnya lagi, lubang berada tepat di bagian tengah jalan hingga membahayakan para pengendara terutama sepeda motor.

Mereka yang tidak mengetahui kondisi jalan dapat terjadi ketika ban motor mereka masuk ke lubang di tengah jalan tersebut. Kondisi ini diperparah setelah penerangan jalan yang tidak maksimal.

Untuk diketahui, Jalan Kalimalang merupakan salah satu pilihan jalur mudik, terutama bagi pengendara roda dua. Mereka yang hendak menuju jalur selatan kerap memilih Kalimalang. Dari arah Jakarta, pemudik dapat melewati Kota Bekasi.

Kemudian Kabupaten Bekasi hingga Karawang dengan menyusuri Kalimalang. Bila hendak menuju jalur selatan, pemudik meneruskan menelusuri Kalimalang hingga menembus Jalang Curug Karawang sampai keluar Purwakarta.
"Kondisinya sangat memprihatinkan, tadi malem banyak pemudik yang jatuh," kata Tommy (30) warga Cikarang Selatan pada Jumat siang.

Pada jalur menuju selatan melalui Cibarusah-Jonggol, kondisi jalan pun perlu perbaikan, terutama di perbatasan antara Serang Baru dengan Cibarusah. Kondisi jalan yang tidak rata diperparah dengan aspal yang tidak lagi melapisi jalan. Akibatnya, selain berlubang, debu menjadi begitu tebal.

Sedangkan pada malam hari, jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini tidak memliki lampu penerangan yang mumpuni. Sementara di jalur utama pantura Bekasi-Karawang, kondisi jalan relatif lebih baik. Tidak ditemukan kerusakan berarti, hanya saja jalur ini relatif lebih padat.

Pemudik yang melintasi jalur ini akan beririsan dengan warga sekitar yang beraktivitas. Apalagi jalur ini melintasi sedikitnya empat titik kepadatan mulai dari Tambun, Pasar Induk Cibitung, pertigaan Cibitung hingga persimpangan Sentra Grosir Cikarang. Meski kondisi jalan rusak, pemudik tetap melintasi jalan tersebut.

Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha mengatakan, beberapa ruas jalan yang menjadi jalur mudik bakal dibenahi, termasuk Kalimalang. Bahkan, untuk beberapa sisi, pembenahan sudah dikerjakan."Perbaikan sedang berlangsung, jadi mohon warga Bekasi dan sekitarnya bersabar," katanya.

Menurut dia, sudah ada tiga ruas yang sedang diperbaiki yaitu pemeliharaan rutin batas Kota Bekasi dengan Cibitung, kemudian peningkatan ruas jalan Cibitung Tegal Gede dan peningkatan jalan Tegal Gede-Tegal Danas.
(whb)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak