alexametrics

Tujuh Hari Ini Diskotek di DKI Jakarta Wajib Tutup

loading...
Tujuh Hari Ini Diskotek di DKI Jakarta Wajib Tutup
Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Arifin mengatakan, pihaknya menutup diskotek di Jakarta untuk menghargai Hari Raya Idul Fitri 2019. Penutupan diskotek dilakukan selama 7 hari.

Arifin menjelaskan, terhitung sejak malam sebelum Ramadhan, hari pertama Ramadhan, malam ke 17 Ramadhan atau malam nuzulul quran, malam takbiran dan malam setelah hari Lebaran.

"Harus tutup jadi ada 7 hari selama bulan puasa yang wajib tutup. Hari Lebaran dua hari tuh 5 dan 6 Juni berarti sebelum tangal 5 tangal 4 nya sudah tutup dia (diskotek) wajib, tanggal 5, 6 dan 7 Juni tutup," kata kata Arifin saat dihubungi, Selasa (28/5/2019).



Arifin melanjutkan, mengenai pelanggaran yang dilakukan oleh pengelola diskotek, pihaknya sampai saat ini belum menemukannya. Semua sudah mentaati surat edaran yang dikeluarkan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta.

"Sementara ini yang kita datangi masih dalam suasana kondusif. Kalau pada saat wajib tutup, tutup semua itu. Masih bisa terkendali kondusif semua," tuturnya.

Untuk diketahui, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta mengeluarkan surat edaran bermomor 162/SE/2019 tentang waktu penyelenggaraan industri pariwisata selama Ramadhan 2019.

Dalam surat edaran, Disparbud menginstruksikan kepada seluruh usaha kelab malam, diskotek, mandi uap, rumah pijat, arena ketangkasan manual, mekanik atau elektronik untuk orang dewasa, wajib tutup satu hari sebelum Ramadan selama Ramadan Hari Raya Idul Fitri dan satu hari setelahnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak