alexametrics

PT KAI Berangkatkan 2.620 Pemudik Gratis, Naik 65% dari Lebaran 2018

loading...
PT KAI Berangkatkan 2.620 Pemudik Gratis, Naik 65% dari Lebaran 2018
Direktur Utama KAI Edi Sukmoro melepas peserta mudik gratis dari Stasiun Pasar Senen. Fot: SINDOnews/Komaruddin Bagja
A+ A-
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) bekerja sama dengan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberangkatkan 2.620 pemudik gratis. Jumlah itu naik 65 persen dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebanyak 1.520 tempat duduk.

Sebanyak delapan perjalanan disediakan meliputi Jawa Timur dan Jawa Tengah. Pemberangkatan mudik gratis sudah dimulai pada Minggu, 26 Mei 2019 dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan, mudik pada tahun ini menggunakan kereta api meningkat hingga dua kali lipat dibanding tahun 2018.



"Tahun ini, KAI menyediakan 2.500 tempat duduk untuk arus mudik dan arus balik Lebaran. Jumlah itu naik 65% dari tahun lalu atau 2018 sebanyak 1.520 tempat duduk," ujar Edi Sukmoro.

Dalam pemberangkatan kereta pertama itu, ada seremonial pelepasan peserta mudik gratis yang dilakukan pada pukul 18.00 dengan menggunakan KA Brantas Lebaran dengan tujuan akhir Stasiun Blitar Jawa Timur.

Edi menuturkan, sejak pendaftaran mulai dibuka pada 26 April 2019 lalu, sebanyak 4.351 orang lebih telah mendaftar untuk menjadi peserta mudik gratis ini melalui website mudikbumn.co.id. Setelah proses verifikasi, pendaftar yang dinyatakan lolos berhak mengikuti program ini sejumlah 2.620 penumpang.

Untuk arus mudik keberangkatan mudik gratis dimulai pada 26-27 Mei 2019 dengan tujuan Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi, dan Pasar Senen-Blitar. Sedangkan arus balik dimulai pada 15-16 Juni 2019 dengan tujuan arah sebaliknya.

"Kami berharap program mudik gratis ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sehingga di tahun berikutnya program ini dapat terus berlanjut," tutupnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak