alexametrics

Dishub DKI Sebut DJKA Akan Bangun JPO di Stasiun Cakung

loading...
Dishub DKI Sebut DJKA Akan Bangun JPO di Stasiun Cakung
Perlintasan kereta api Kebon Singkong, Klender, Jakarta Timur secara permanen ditutup. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Penutupan perlintasan kereta api sebidang di Jakarta merupakan komitmen Pemprov DKI dalam mewujudkan keselamatan berkendara dan perjalanan kereta api.

"Itu kan komitmen dari 2017 toh, kita hanya bicara melaksanakannya secara bertahap. Karena bagaimanapun kalau ini tetap dibiarkan tidak akan bicara keselamatan kemudian efektifitas perjalanan juga," kata Plt Kadishub DKI Jakarta Sigit Wijatmoko di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Dia menambahkan, dengan adanya double-double track (DDT) maka perjalanan kereta akan semakin padat.



"Kereta comuters sekarang sudah mengarah ke double-double track. Nah bayangkan dengan 4 line yang ada maka keretanya di bawah 3 menit," tambahnya.

Sigit pun menjelaskan, ada 19 lintasan sebidang di Jakarta yang ditutup. Hal itu merupakan komitmen Pemprov DKI dengan PT KAI.

"Tapi kalau kita bicara yang terakhir kemarin bonus sebenarnya. Pasar Enjo (Pisangan Lama) dan Cakung di luar itu," jelasnya.

Adapun untuk memfasilitasi para pengguna jasa kereta di Stasiun Cakung, Dirjen Perkeretaapian, kata Sigit akan membangun Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

"DJKA (Direktorat Jenderal Perkeretaapian) akan bangun JPO," pungkasnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak