alexametrics

Hendak Perang Sarung Batu, Belasan Siswa SD dan SMP Diciduk

loading...
Hendak Perang Sarung Batu, Belasan Siswa SD dan SMP Diciduk
Foto/Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
BEKASI - Belasan pelajar SD dan SMP diamankan petugas saat hendak menggelar tawuran sarung depan SPBU Kandang Roda, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu 12 Mei 2019 malam. Belasan remaja tanggung tersebut langsung digelandang untuk pendataan pihak kepolisian.

"Kita amankan 18 remaja yang hendak menggelar tawuran sarung," ungkap Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Alin Kuncoro pada Senin (13/5/2019). Menurut Alin, sarung tersebut berisi batu di bagian ujungnya untuk digunakan sebagai alat melukai lawan yang bisa mengakibatkan luka hingga kematian.

Alin mengatakan, mereka diamankan berkat informasi masyarakat yang resah dengan keberadaannya karena berkumpul tanpa tujuan jelas. Petugas bergegas ke lokasi dan menemukan indikasi adanya upaya untuk menggelar tawuran.Saat diperiksa, mereka sudah mempersiapkan sejumlah sarung yang sudah diikat dan di bagian ujungnya tersimpan batu.



Kanit Reskrim Polsek Cikarang Selatan, Iptu Jefri menambahkan, belasan remaja yang diamankan ini mendapatkan pembinaan dan diminta meneken surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan itu lagi. Selain itu, orang tua mereka juga dipanggil untuk diberikan pemahaman tentang bahaya tawuran sekaligus menjemput mereka di Kantor Polsek Cikarang Selatan.

"Kita lakukan pendekatan dulu, tapi kalau mereka kembali berulah bahkan sampai ada yang luka atau meninggal dunia, tentunya akan kami tindak," katanya. Untuk itu, pihak kepolisian sangat prihatin dengan aksi para bocah itu, karena usia mereka masih anak-anak dari 12-15 tahun dan masih berstatus pelajar.

Seharusnya, orang tua mengawasi pergaulan anak-anaknya agar mereka tidak melakukan hal yang membahayakan orang lain maupun dirinya sendiri."Tawuran itu tidak hanya melukai orang lain, tapi pelaku yang terlibat dalam tawuran itu sendiri. Misalnya dia bisa saja terkena benda tajam atau benda tumpul dari aksi itu," ucapnya.
(whb)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak