alexametrics

Sudah Meninggal sejak 2 Minggu, Jasad Pensiunan PNS Baru Diketahui

loading...
Sudah Meninggal sejak 2 Minggu, Jasad Pensiunan PNS Baru Diketahui
Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A+ A-
DEPOK - Seorang pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. Korban, Muhtarom (72) ditemukan sudah tak bernyawa di ruang tamu rumahnya di Pengasinan, Sawangan Depok, pada Selasa, 30 April 2019 kemarin.

Jasadnya sudah menempel dengan lantai rumahnya. Warna kulit tubuhnya pun sudah terlihat menghitam. Diduga korban meninggal sudah lama namun tidak ada yang tahu.

Korban hanya tinggal di rumah bersama satu anaknya yang mengalami gangguan jiwa. Bahkan ketika tetangga membuka pintu rumah korban, anaknya yang mengalami gangguan jiwa terlihat duduk saja.



Sutiyah (67) istri korban mengatakan, mengetahui suaminya sudah meninggal dari tetangga. Pertama kali ada tetangga yang mendapat firasat tidak enak. Kemudian tetangga memberanikan diri masuk dan membuka rumah korban.
"Awal ada tetangga sempat melihat sekilas bayangan Bapak di depan rumah tetangga. Tetangga curiga karena bau bangkai dari dalam rumah," kata Sutiyah Rabu (1/5/2019).

Atas temuan ini pun warga melaporkan ke petuags kepolisian. “Waktu jasad bapak ditemukan anak saya sedang duduk sambil merokok di teras belakang rumah. Terakhir ketemu hari Jumat dua minggu yang lalu membawakan makanan,” ceritanya.

Dikatakan Sutiyah, suaminya memang menderita penyakit darah tinggi. Dia pun menduga suaminya meninggal karena sakit. Dia pun menyesali tidak ada yang tahu perihal kematian suaminya.

"Penyebab kematian bapak kemungkinan akibat darah tinggi yang dideritanya sudah lebih dari lima tahun. Setelah pensiunan tinggal berdua bersama anaknya di Depok," ungkapnya.

Ketua RT 02/02 Junaedi mengatakan, tetangga rumah depan korban memang sudah mencium aroma bau bangkai. Namun tetangga menduga itu adalah bangkai binatang. Kecurigaan menguat ketika ada yang melihat bayangan almarhum dari dalam rumah tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Sawangan Iptu Burhan mengatakan, korban meninggal diperkirakan sudah lebih dari dua minggu. Tidak didapatkan tanda kekerasan di jasadnya. Korban diduga meninggal karena sakit. “Melihat kondisi jasad sudah sulit dikenali diperkirakan sudah lebih 14 hari meninggal. Keterangan keluarga korban mengidap sakit darah tinggi menahun,” ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak