alexametrics

Tolong Teman Terpeleset di Sungai, Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam

loading...
Tolong Teman Terpeleset di Sungai, Bocah 7 Tahun Tewas Tenggelam
Setelah melakukan pencarian sejak kemarin, tim SAR berhasil menemukan jenazah Nur Wahid (7) yang terseret arus Sungai Puri Permai, Muncul, Solear, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/4/2019). Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan
A+ A-
TANGERANG - Niat ingin menolong teman yang terpeleset di Sungai Puri Permai, Muncul, Solear, Kabupaten Tangerang, Nur Wahid (7) malah tewas terbawa arus.

Peristiwa nahas itu, terjadi saat kawanan bocah ini bermain di pinggir sungai, pada 24 April 2019. Saat itu, mereka berempat. Tiba-tiba, seorang temannya jatuh terpleset ke sungai yang arusnya cukup kencang itu.

Melihat kawannya terseret, Nur Wahib tanpa diminta langsung berusaha menolong. Tetapi nahas, dia malah terserat arus dan hilang. Baru hari ini mayatnya ditemukan.



Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta Hendra Sudirman mengatakan, temannya yang terpleset akhirnya selamat. Tetapi Nur Wahib tewas. Temuan ini, kontan menghebohkan warga di sekitar lokasi.

"Ya, teman yang diselamatkannya berhasil selamat. Tetapi korban tidak berhasil menyelamatkan dirinya sendiri dan akhirnya tewas dan baru ditemukan hari ini," kata Hendra, di lokasi, Kamis (25/4/2019).

Dijelaskan dia, saat korban terseret arus, salah satu warga sekitar ada yang melihat dan langsung ikut menyelamatkan korban. Tetapi, korban sudah terseret jauh, dan tidak terlihat lagi dari pandangan mata.

"Warga setempat juga melakukan pencarian dengan menyisiri aliran sungai tersebut bersama pihak keluarga, hingga malam hari korban tidak ditemukan," sambungnya.

Hendrik, warga sekitar yang ikut melakukan pencairan menambahkan, saat kejadian arus sungai sedang deras. Warga juga sudah ada yang memperingati agar jangan bermain di tepi sungai, karena berbahaya.

"Memang biasanya anak-anak itu bermain di sana. Tetapi tidak apa-apa. Hanya saja, waktu peristiwa terjadi, arus sungai sedang deras, dan ada yang terpleset," paparnya.

Korban dan rekan-rekannya juga diketahui sebagai warga sekitar. Saat proses pencarian dilakukan, pihak orangtua korban juga ikut melakukan pencarian. Juga ada tim SAR, dan sejumlah anggota kepolisian.

"Pihak keluarga yang melapor ke Polsek Tigaraksa, dan kemudian informasi pun diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta yang berada di wilayah Selapajang, Neglasari," sambung Hendrik.

Proses pencarian sendiri, dilakukan sejak siang hingga malam. Setelah istirahat, pencarian kembali dilanjutkan pada pagi hari, dan akhirnya korban bisa ditemukan.

"Setelah pencarian dilakukan beberapa jam, akhirnya korban berhasil ditemukan. Korban ditemukan sekira pukul 11.50 WIB dalam keadaan tewas. Korban ditemukan di sekitar muara sungai bekas galian," pungkasnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak