alexametrics

Anggota Brimob Daerah Dikirim ke Jakarta, Polda Metro: Kami Kekurangan Personel

loading...
Anggota Brimob Daerah Dikirim ke Jakarta, Polda Metro: Kami Kekurangan Personel
Ilustrasi personel Brimob. Foto/Okezone
A+ A-
JAKARTA - Polda Metro Jaya mengakui adanya penambahan personel Brimob dari daerah yang dikirim ke Jakarta untuk pengamanan pasca Pileg dan Pilpres 2019. Kondisi itu dilakukan karena adanya kekurangan personel Brimob di Jakarta.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, penebalan anggota Brimob Nusantara di Ibu Kota karena adanya kekurangan personel. Alhasil, Polda Metro Jaya butuh tambahan personel dari daerah lainnya.

"Jadi kita kan ada namanya operasi Mantap Brata, operasi untuk pilpres dan pileg sampai 20 Oktober pelantikan presiden. Jadi, kita butuhkan personel untuk pengamanan, baik TPS, PPK, dan KPU," ujarnya pada wartawan, Kamis (25/4/2019). (Baca juga: Kapolda dan Pangdam Jaya Minta Warga Jakarta Hilangkan Perbedaan)



Maka itu, kata dia, penebalan pun dilakukan, bukan karena status Jakarta siaga satu. Pasalnya, secara umum kondisi pasca Pemillu aman dan kondusif atau tidak ada kejadian yang menonjol.

Dia menambahkan, penebalan itu dilakukan sampai pelantikan presiden selesai nanti. Namun, terkait berapa jumlahnya, polisi tak merincinya karena merupakan internal polisi. "Tapi semuanya sudah kita hitung sesuai intelijen," tututnya.

Beberapa waktu lalu, sejumlah Polda mengerahkan personel Brimob ke Jakarta untuk memperkuat pengamanan usai Pemilu 2019, seperti yang dilakukan Polda Kalimantan Barat dan Polda Maluku. Mereka lalu bersiaga di kawasan Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara. (Baca: Jamin Keamanan, 38 Ribu Personel Gabungan Akan Jaga TPS di Jakarta)

Para personel itu dibekali senjata dan alat penanggulangan huru-hara. Para anggota Brimo itu bersiaga di tiga lokasi, yakni di sekitar WTC Mangga Dua, ITC Mangga Dua, dan Pasar Pagi Mangga Dua.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak