alexametrics

Banjir Kiriman Bendung Katulampa Bogor Sudah Mulai Surut

loading...
Banjir Kiriman Bendung Katulampa Bogor Sudah Mulai Surut
Seorang pelajar berjalan di lokasi banjir Kampung Melayu, Jakarta Timur. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Tinggi muka air di Bendung Katulampa, Bogor pada Selasa 23 April 2019 pukul 21.00 WIB 170 Cm atau waspada mengakibatkan sejumlah wilayah Jakarta banjir. Terutama bagi masyarakat Jakarta yang tinggal di bantaran Kali Ciliwung.Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pengendalian dan Informatika Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta M Ridwan saat dihubungi SINDOnews, Rabu (24/4/2019).

"Penyebab banjir yang melanda sejumlah wilayah di DKI Jakarta disebabkan adanya kiriman jumlah debit air dari Bogor, yang dilanda hujan dengan intensitas cukup lebat sekitar seratus dua (102), nah sehingga walaupun Jakarta tidak hujan itu bisa menyebabkan luapan air, sehingga terjadi banjir yang berasal dari Bendungan Katulampa yang masuk Kali Ciliwung," kata Ridwan.

Dia mengatakan, wilayah yang kerap dilanda banjir saat Bendung Katulampa meningkat adalah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Untuk wilayah Jakarta Selatan yang terdampak banjir, kata dia, Kecamatan Pancoran, Kelurahan Pangadegan, namun sudah surut sekitar pukul 15.00 WIB.



"Tadi sudah surut, kemudian (Kelurahan) Kebon Baru, Kebon Baru sudah surut, Kelurahan Manggarai sudah surut," tambahnya. (Baca juga: Bendung Katulampa Siaga II, Jakarta Diimbau Waspadai Banjir Kiriman)

Masih kata Ridwan, Jakarta Timur yang terdampak banjir kiriman antara lain adalah Kelurahan Cawang, Balai Kembang, Cililitan dan Kampung Melayu.

"Cawang dan Balai Kembang sudah surut. Kampung Melayu masih ada sekitar 30-50 Cm. Jadi ini kan bervariasi, kemudian di Bidara Cina sekitat 20-50cm, kalau kita ambil rata-rata sekitar 40an," kata Ridwan.

Meski begitu, kata dia, belum ada masyarakat yang mengungsi akibat banjir kiriman dari Bogor tersebut. "Sampai dengan saat ini bum ada rencana untuk pengungsian bagi warga sekitar terdampak banjir," tambahnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak