alexametrics

Ada Keterkaitan Kematian Indrawati dengan Kebakaran yang Tewaskan Satpam?

loading...
Ada Keterkaitan Kematian Indrawati dengan Kebakaran yang Tewaskan Satpam?
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Kasus tewasnya Indrawati Cipta (46) di dalam mobilnya yang parkir di Hotel Media Sheraton, Sawah Besar, Jakarta Pusat, hingga kini masih misterius. Polisi belum bisa menyimpulkan apakah kasus ini pembunuhan atau kasus pencurian biasa.

Wakapolres Jakarta Pusat, AKBP Arie Ardian Rishadi, mengatakan, pihaknya hingga kini masih menyelidiki apakah Indrawati merupakan korban pembunuhan murni ataukah pencurian. Termasuk apakah ada seseorang yang mengincar korban sebelumnya.

"Ini masih kami dalami. Dugaan pelaku masih kami dalami," ujarnya kepada wartawan, Minggu (21/4/2019). (Baca juga: Parkir di Hotel, Suami Temukan Istri Tewas dalam Mobil)



Menurut dia, segala kemungkinan dalam kasus ini akan didalami oleh polisi untuk mengungkap kematian korban. Bahkan akan didalami juga apakah kematian korban memiliki hubungan dengan kebakaran yang terjadi di hotel tersebut sebelumnya hingga menewaskan satpam.

"Iya, ini kami masih analisa, apakah kebakaran yang menewaskan seorang satpam ada hubungannya dengan pembunuhan Indrawati atau tidak," tandasnya. (Baca juga: Ada Bekas Tekanan di Leher, Polisi: Tas dan Hp Korban Hilang)

Indrawari Ciptadi ditemukan tewas di dalam mobilnya yang berada di parkiran Hotel Media Sheraton, Sawah Besar, pada Kamis, 18 April lalu. Korban ditemukan tewas oleh suaminya, Hengky.

Dari pemeriksaan sementara saksi-saksi, khususnya suami korban, diketahui jika Indrawati selama ini tidak memiliki masalah dengan orang lain. Selama in korban di mata suami juga tampak biasa-biasa saja, tidak ada keanehan.

"Di hotel pun korban memang parkir saja, bukan tinggalnya di sana. Ssetiap pukul 16.00 WIB pulang (parkir mobil di hotel) lalu jalan ke rumahnya," tandas Arie.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak