alexametrics

Pengunjung TMR Tewas Tertimpa Pohon, Begini Respons Dinas Pertamanan

loading...
Pengunjung TMR Tewas Tertimpa Pohon, Begini Respons Dinas Pertamanan
Petugas Dinas Pertamanan melakukan pemotongan pohon di dalam kota. Foto: Ilustrasi/Dok
A+ A-
JAKARTA - Dinas Pertamanan DKI Jakarta akan mengevaluasi keberadaan pohon-pohon di Ibu Kota menyusul kejadian tewasnya seorang pengunjung Taman Margasatwa Ragunan (TMR) setelah tertimpa patahan dahan sebuah pohon besar jenis Kaya. Selain menewaskan satu orang, kejadian itu juga menyebabkan empat orang lainnya luka-luka.

"Ya, nanti kami evaluasi dari kejadian ini," ujar Kepala Dinas Pertamanan DKI Jakarta Suzi Marsitawati, saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/4/2019). (Baca juga: Tertimpa Pohon, Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Meninggal)

Menurut Suzi, kejadian di TMR memang di luar perkiraan. Apalagi kondisi cuaca saat itu sedang cerah, Pihak TMR juga selama ini aktif melakukan perawatan dan pemangkasan pohon (penopingan).



"Kemarin tiba-tiba jatuh itu, sesuatu yang di luar prediksi kita. Sebelumnya dari tim Margasatwa sudah melakukan penopingan," ucapnya. (Baca juga: Kondisi Pohon yang Tewaskan Pengunjung Sehat Walafiat, TMR: Ini Musibah)

Menurut Suzi, sejak 2013 pihaknya sudah memantau pohon-pohon yang dianggap membahayakan. Dari situ diketahui terdapat sedikitnya 150 pohon yang rawan tumbang.

"Di tahun 2013 kalau enggak salah mulai dilihat pohon yang rawan tumbang. Sebenarnya sudah kami eksekusi (lakukan pemotongan). Apalagi daerah Menteng, sudah banyak kami eksekusi," ucapnya.

Ke depan, kata dia, memang perlu ada zonasi tanaman di Jakarta. Misalnya, ada konservasi khusus tanaman yang tinggi. Sebab keberadaan pohon juga penting untuk menjaga keseimbangan

"Kita perlu adanya zonasi tanaman yang ada konservasi khusus tanaman yang tinggi-tinggi. Kita kan harus punya balance antara lingkungan hidup, kenyamanan, dan ekologi. Oleh sebab itu nanti kami bikin per zona. Mana zona yang khusus konservasi tanaman, mana yang untuk warga bisa berrekreasi," katanya.

Ke depan juga akan dilakukan standarisasi keberadaan pohon di Jakarta. Misalnya, standar ketinggian pohon di dalam kota dan di area taman kota tentu tingginya berbeda.

"Itu nanti akan kami lihat. Kalau misalkan di daerah banyak warga, kita nantia kan ada revitalisasi. Di taman Margasatwa sekarang sedang sayembara," pungkasnya. (Baca juga: Jadikan TMR Berkelas Dunia, Pemprov DKI Gelar Sayembara Berhadiah Rp1 M)
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak