alexametrics

Kirim 3 Nama Jadi Anggota Pansus, F-PKS Ingin Wagub DKI Segera Diputus

loading...
Kirim 3 Nama Jadi Anggota Pansus, F-PKS Ingin Wagub DKI Segera Diputus
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyebut sudah mengirim tiga nama untuk anggota Panitia Khusus (Pansus) Wakil Gubernur (Wagub) DKI. Pansus diharapkan bisa mulai bekerja setelah pemilu 17 April mendatang.

"Oh, sudah tiga orang. Kan itu proprosional. Dari PKS ada Pak Ahmad Yani, Nasrullah, dan Abdurahman Suhaimi. Namanya sudah dikirim pekan lalu," ujar Suhaimi, Kamis (4/4/2019). (Baca juga: Sekwan DPRD DKI Sebut Baru Tiga Fraksi Setor Nama Pansus Cawagub)

Ia tak menampik jika berlarut-larutnya proses pemilihan cawagub DKI akibat adanya kesibukan anggota Dewan berkampanye. Ia berkeyakinan setelah tanggal 17 April, pansus akan mulai bekerja.



"Pertama yang penting ada pansus, maka pansusnya harus terbentuk dulu. Mungkin ini karena pada sibuk urus kampanye, pada ke dapil. Habis pilpres (mulai fokus)," kata Suhaimi.

Pada prinsipnya pihaknya berharap proses pemilihan wagub bisa selesai sebelum 17 April, mengingat masih ada waktu dua pekan. Namun ia pesimistis bisa terlaksana mengingat hampir seluruh anggota Dewan turun gunung berkampanye.

"Kami berharap begitu (segera ditetapkan). Masih ada dua pekan lagi (Pemilu(, seharusnya itu bisa selesai," ucapnya. (Baca juga: Lama 'Menjomblo' Pimpin DKI, Anies Minta DPRD Segera Tetapkan Wagub)

Menurut Suhaimi, masalah cawagub kembali ke masing-masing fraksi. Apakah masing-masing fraksi sepenuh hati mengirimkan anggota untuk duduk di pansus. Dan jikapun setelah pilpres baru dilaksanakan proses pemilihan cawagub, menurut Suhaimi, tidak menjadi masalah.

"Enggak ada masalah, kan bukan anggota baru. Anggota baru masih lamalah dilantiknya. Mudah-mudahan habis 17 April, kan orang sudah enggak ada kesibukan politik. Mudah-mudahan tinggal fokus di pansus," pungkasnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak