alexametrics

Belum Terdaftar Online, Ribuan Warga Ibu Kota Gagal Coba MRT

loading...
Belum Terdaftar Online, Ribuan Warga Ibu Kota Gagal Coba MRT
Ribuan masyarakat Jakarta memadati Kawasan Bundaran HI untuk menyaksikan peresmian MRT Jakarta.Foto/SINDOphoto/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Ribuan masyarakat Jakarta rela antre untuk mencoba moda transportasi massal MRT Lebak-Bulus-Bundaran HI. Untuk menumpangi MRT gratis ini masyarakat harus lebih dahulu terdaftar melalui pendaftaran online di www.ayocobamrtj.com.

Bila sudah terdaftar masyarakat bisa menunjukkan bukti konfirmasi pendaftaran itu ke petugas di Stasiun MRT Jakarta. Pada Minggu (24/5/2019) masyarakat pun tampak mengantre di Stasium MRT Jakarta Bundaran HI berniat mencoba menaiki MRT Jakarta.

Namun, tak sedikit yang kecewa karena hanya orang-orang yang telah mendaftar saja yang diperbolehkan masuk ke dalam stasiun. Maka itu, meski tampak panjang antrean masyarakat di Stasiun MRT Jakarta Bundaran HI, tak sedikit yang kecewa dan memilih mengurungkan niatnya itu.



Mereka yang datang rata-rata dan sudah berdesakan mengantre itu hanya tahu kalau menaiki MRT saat ini masih gratis, tapi tak tahu kalau mereka haruslah mendaftar dahulu secara online.

Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin mengatakan, di hari peresmian ini, pengunjung MRT Jakarta dibatasi sebanyak 80.000 orang demi keselamatan. Selain itu, pertimbangan potensi kerusakan fasilitas MRT Jakarta pun jadi alasan pembatasan kuota itu.
Pasalnya, dari hasil evaluasi selama dua hari uji coba gratis itu, terdapat pengunjung yang makan dan minum sembarangan, menginjak kursi hingga bergelantungan di kereta. "PT MRT Jakarta menegaskan masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas MRT Jakarta untuk mematuhi ketentuan yang berlaku di stasiun dan kereta MRT. Dan pngunjung di hari ini harus melakukan pendaftaram online dahulu," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak