alexametrics

Bogor Ingin Menata Ciliwung dan Cisadane, Ini Syarat dari BBWSCC

loading...
Bogor Ingin Menata Ciliwung dan Cisadane, Ini Syarat dari BBWSCC
Pemkot Bogor menyatakan ingin menata Sungai Ciliwung dan membangun wisata air Sungai Cisadane. Foto: SINDOnews/Dok
A+ A-
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyatakan ingin menata Sungai Ciliwung dan membangun wisata air Sungai Cisadane. Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung dan Cisadane (BBWSCC) menyambut baik keinginan itu, asalkan dikelola serius.

"Pemkot mengusulkan ingin menata Sungai Ciliwung dan membangun wisata air Sungai Cisadane. Kami persilakan asalkan dikelola dengan baik," ujar Kepala BBWSCC Kementerian PUPR, Bambang Hidayah, di Bogor, Minggu (17/3/2019).

Menurut Bambang, rencana Pemkot Bogor itu pada prinsipnya sangat baik jika bisa mewujudkan tempat wisata air itu. Namun harus dipikirkan juga anggarannya. "Itukan harus dikelola. Itukan perlu dana pengelolaan tiap tahun dan anggarannya harus dialokasikan. Makanya saya menyarankan kalau bisa buat Memorandum of Understanding saja," ujarnya.



Pihaknya tidak bisa membantu dalam mengeluarkan atau mengalokasikan anggaran pengolaan tempat wisata air yang akan dibangun Pemkot itu. "Kami dalam masalah dana pengelolaan, tidak bisa mengeluarkan karena tidak bisa mengalokasikan dana yang bukan aset kami," katanya. (Baca juga: Pemkot Bogor Susun Enam Langkah Naturalisasi Sungai Ciliwung)

Terkait program naturalisasi, pihaknya tak mempermasalahkan, khususnya yang menyangkut detail engineering design yang diusulkan Pemkot Bogor dalam membuat jogging track di tepi Sungai Ciliwung.
"Kalau saya melihat dari designnya bukan masalah layak tidak layak, ya saya hanya memandang dari designya memang bagus. Karena untuk wisata air dan naturalisasi Ciliwung di Kota Bogor itu bagus, kalau masalah bener enggaknya itu desain kami belum meninjau lagi," tuturnya.

jika melihat desain yang sudah ada dari pusat itu pihaknya sudah terbiasa. Hanya saja, lanjut dia, perlu adanya penataan dalam beberapa aspek. "Di antaranya aspek yang perlu itu adalah aspek hukum dan masalah sosial teknisnya saja," ujarnya. (Baca juga: Sungai Cisadane, Potensi Wisata yang Mendunia di Tangerang)

Sementara itu, Camat Bogor Tengah Agustianysah mengaku program pembangunan wisata air Cisadane dan naturalisasi Sungai Ciliwung serta jogging track di wilayahnya itu sudah dirancang sejak jauh hari. "Jadi, selain kampung tematik rupanya kita juga akan membuat wisata air. Tepatnya di aliran Sungai Cisadane yang berada di Kelurahan Kobonkalapa dekat gang Kepatihan, Bogor Tengah," katanya.

Ia menjelaskan, wisata air tersebut akan dibuat setelah selesainya pembuatan kampung tematik Jendela Dunia. "Nanti di bawah ada Sungai Cisadane dan di bawahnya sudah sudah dirancang pengembangan wisata air tiga dimensi di sini," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengembangkan wisata edukasi berupa pengelolaan sampah di Gang Kepatihan. Nantinya pengunjung yang datang ke Kampung Jendela Dunia tak hanya sekedar berfoto tapi juga bisa mendapat edukasi sambil menikmati wisata air.

"Iya kita dengan warga di sini sudah bicara banyak. Jadi kampung tematik ini nantinya lebih berdimensi swafoto, foto selfie dan dimensi pembelajaran. Nantinya juga di sini warga akan kita tonjolkan pengelolaan sampahnya," pungkasnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak