alexametrics

KRL Anjlok, PT KAI Terus Pantau Jalur KA Rawan Ambles dan Longsor

loading...
KRL Anjlok, PT KAI Terus Pantau Jalur KA Rawan Ambles dan Longsor
Petugas sedang mengevakuasi KRL yang anjlok di daerah Kebon Pedes, Bogor, Minggu (10/3/2019). Foto/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - PT KAI mengakui kalau jalur KRL Cilebut-Bogor merupakan salah satu lokasi yang rawan longsor. PT KAI sendiri sudah memantau beberapa titik jalur kereta yang rawan ambles dan longsor.

Senior Manager Coorporate Communication Daop 1, Edi Kuswoyo menegaskan sejumlah jalur kereta api tercatat rawan ambles, banjir, dan longsor. "Jalur jalur ini kini dimonitor PT KAI,” kata Edi saat dikonfirmasi, Senin (11/3/2019).

Edi menjabarkan untuk titik amblas rel tercatat di kawasan menuju Rangkasbitung, yakni stasiun Tigaraksa, stasiun Citeras, dan stasiun Rangkasbitung. Kontur tanah yang labil membuat kawasan itu terancam longsor.



Sementara untuk rawan Banjir, Edi mencatat ada empat titik, yakni kawasan Merak, Ancol, Jatinegara, dan Cikampek. Saluran air yang buruk membuat beberapa rel kerap tergenang. Bila itu terjadi, Edi mengakui pihaknya terpaksa mematikan operasional kereta. (Baca: KNKT Turunkan Empat Orang Penyelidik ke Lokasi Anjloknya KRL di Bogor)

Sedangkan rawan longsor, Edi menjelaskan lokasi itu berada di wilayah Cikeusal, Jambu Baru, Cilejet - Rawabuntu, Citayam, Cilebut - Bogor, dan Bogor - Sukabumi. “Saat ini kami memantau habis beberapa jalur itu,” tutupnya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak