alexametrics

Dari Bandar Kecil di Sungai Ciliwung Sejarah Jakarta Dimulai

loading...
Dari Bandar Kecil di Sungai Ciliwung Sejarah Jakarta Dimulai
Rakit dari bamboo di Sungai Ciliwung di Jatinegara 1901. Foto/Dok/gentrapajajaran.wordpress.com
A+ A-
JAKARTA - Awal mula Jakarta berasal dari sebuah bandar kecil di muara Sungai Ciliwung sekitar 500 tahun silam. Dalam kurun waktu yang cukup lama hingga berabad-abad, kota bandar yang tadinya kecil itu berkembang menjadi pusat perdagangan internasional yang ramai.

Sedangkan area yang paling tua di Jakarta adalah bagian utara pantai barat Jawa dimana Sungai Ciliwung mengaliri teluk-teluk di Jakarta.

Pengetahuan awal mengenai Jakarta terkumpul melalui berbagai prasasti yang ditemukan di kawasan bandar kecil di Sungai Ciliwung itu. Keterangan mengenai Kota Jakarta sampai dengan awal kedatangan para penjelajah Eropa dapat dikatakan sangat sedikit.




Dari Bandar Kecil di Sungai Ciliwung Sejarah Jakarta Dimulai

Foto/Dok/sibokpranoto.wordpress.com


Berdasarkan laporan para penulis Eropa abad ke-16 menyebutkan, sebuah kota bernama Kalapa, yang tampaknya menjadi bandar utama bagi sebuah kerajaan Hindu bernama Sunda, beribukota Pajajaran, terletak sekitar 40 kilometer di pedalaman, dekat dengan kota Bogor sekarang.

Bangsa Portugis merupakan rombongan besar orang-orang Eropa pertama yang datang ke bandar Kalapa. Kota ini kemudian diserang oleh seorang anak muda, bernama Fatahillah, dari sebuah kerajaan yang berdekatan dengan Kalapa.

Kota pelabuhan ini pada mulanya bernama Sunda Kelapa, namun pada 22 Juni 1527, Pangeran Fatahillah menghancurkan Sunda Kelapa dan sebagai gantinya mendirikan kota Jayakarta di area tersebut. Tanggal inilah yang kemudian ditetapkan sebagai tanggal lahirnya Kota Jakarta yang hingga saat ini diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta.

Orang-orang Belanda datang pada akhir abad ke-16 dan kemudian menguasai Jayakarta. Tahun 1619, Pemerintahan Belanda (VOC) di bawah kepemimpinan Jan PieterszoonCoen menghancurkan Jayakarta dan dengan serta merta membangun kota baru yang terletak di bagian barat Sungai Ciliwung, yang dinamakan Batavia, nama yang diambil dari Batavieren, nenek moyang bangsa Belanda.


Dari Bandar Kecil di Sungai Ciliwung Sejarah Jakarta Dimulai

Foto/Dok/sibokpranoto.wordpress.com


Setelah berganti nama, keadaan alam Batavia yang berawa-rawa mirip dengan negeri Belanda, Tanah Air mereka. Kemudian mereka membangun kanal-kanal untuk melindungi Batavia dari ancaman banjir. Kegiatan pemerintahan kota dipusatkan di sekitar lapangan yang terletak 500 meter dari bandar.

Batavia ini selesai dibangun pada 1650. Batavia tua adalah tempat tinggal bangsa Eropa, sementara bangsa Cina, Jawa dan penduduk asli lainnnya disingkirkan ke tempat lainnya.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak