alexametrics

Tarif MRT Sudah Final, Anies: Tinggal Diumumkan Saja

loading...
Tarif MRT Sudah Final, Anies: Tinggal Diumumkan Saja
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat meninjau proyek MRT beberapa waktu lalu. Foto: Dok/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, penetapan tarif Moda Raya Terpadu (MRT) sudah final. walaupun begitu, dia belum mau mengumumkan tarif MRT sebelum ada hasil perhitungan.

"Tarif MRT sudah fase final tinggal masa pengumuman saja. Tapi sekarang sebelum data lengkap saya tidak akan mengumumkan, nanti penghitungannya per kilometer," kata Anies di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Sebelumnya, besaran tarif Moda Raya Terpadu yang sebelumnya Mass Rapid Transit (MRT) bakal dibagi berdasarkan zonasi. Rencananya, ada tiga zonasi tarif transportasi massa tersebut, meliputi zona luar, zona lingkaran luar, dan zona dalam.



Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengungkapkan, penetapan wilayah zonasi masih dalam tahap kajian. (Baca juga: Pembangunan MRT Fase II Dimulai Maret 2019)

"Tentu tarifnya berdasarkan zona. Sekarang banyak (menggunakan) per kilometer (km). Ada kadang jaraknya panjang tapi di zona yang sama, itu bisa beda tarifnya. Nah, nanti tidak, ini mau kita seragamkan," jelas Bambang pada Rabu 20 Februari 2019.

Bambang menjelaskan pertimbangan penggunaan zonasi adalah menyesuaikan dengan tata ruang DKI Jakarta. Selain itu, pertimbangan utama dalam menentukan tarif, lanjutnya, adalah keterjangkauan tarif oleh masyarakat.

"Kalau nanti tarifnya terlalu tinggi orang tentu tidak akan menggunakan angkutan umum. Kami tentu harus bermain di situ," imbuhnya. (Baca juga: Budi Karya Targetkan MRT Jakarta Beroperasi Maret 2019)

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, besaran tarif MRT akan diumumkan dua minggu sebelum operasional. Transportasi massa ini sendiri ditargetkan beroperasi pada akhir Maret 2019.

"Tarif merupakan kewenangan Pemda DKI Jakarta, saat ini belum ditetapkan berapa. Mungkin minggu-minggu depan baru ditetapkan," ujarnya. (Baca juga: Harga Tiket MRT Akan Diumumkan Maret 2019)

Dia juga mengungkapkan Pemda DKI Jakarta telah mengusulkan besaran tarif yaitu Rp8.500-Rp10.500 per 10 kilometer. Namun demikian, pembahasan soal tarif belum selesai. Sebab, Pemda DKI Jakarta masih mempertimbangkan besaran subsidi tarif MRT.
(mhd)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak