alexametrics

Ikan Teluk Jakarta Tak Layak Dikonsumsi, Ini Kata KPKP Jakut

loading...
Ikan Teluk Jakarta Tak Layak Dikonsumsi, Ini Kata KPKP Jakut
Nelayan mengeringkan beberapa jenis ikan di kawasan Muara Angke, Jakarta. Foto/Yorri Farli/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Kasudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan (KPKP) Jakarta Utara, Rita Nirmala tak menampik teluk Jakarta tercemar. Bahkan, kata dia, Teluk Jakarta sudah sejak lama tercemar.

Meski demikian, Rita membantah bahwa kondisi itu membuat ikan tercemar. Menurutnya, tidak semua ikan di Teluk Jakarta tercemar, sifat ikan yang mobile membuatnya rentan dari pencemaran lingkungan.

"Kecuali kerang hijau yah. Saya enggak memungkiri. Kerang hijau di sana berbahaya," kata Rita saat dikonfirmasi, Kamis 21 Februari 2019.
Ikan Teluk Jakarta Tak Layak Dikonsumsi, Ini Kata KPKP Jakut
Di sisi lain, Rita tidak bisa berbuat banyak. Profesi yang menahun membuat para nelayan enggan berpindah profesi. Anehnya usai mencari mereka enggan memakan sendiri, tapi menjual ke warga. "Karena sifat pencemarannya di atas ambang batas," tuturnya.



Karenanya untuk mengatasi Teluk Jakarta. Tindakan tegas harus dilakukan terhadap pabrik-pabrik yang membuang limbah sembarang dan sampah di Teluk Jakarta. Dengan demikian, upaya sosialisasi dan secara bertahap pihaknya melakukan pengalihan profesi nelayan.

Sejauh ini, kata Rita, upaya itu dilakukan sedikit demi sedikit. Beberapa nelayan mau pindah profesi, tapi ada pula yang kemudian mau pindah mencari lokasi penangkapan ikan.
Ikan Teluk Jakarta Tak Layak Dikonsumsi, Ini Kata KPKP Jakut
Sebelumnya, Guru Besar Tetap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) Etty Riani mengatakan, ikan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum dan Teluk Jakarta tak layak dikonsumsi bahkan bisa menyebabkan penyakit kanker.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak