alexametrics

Karyawan Restoran Taman Anggrek Jadi Korban Ledakan Gas

loading...
Karyawan Restoran Taman Anggrek Jadi Korban Ledakan Gas
Salah satu korban ledakan gas di Mall Taman Anggrek, Jakarta Barat dievakuasi ke Rumah Sakit (RS).Foto/SINDOnews/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Ledakan instalasi pipa gas terjadi di restoran ‘KOI’ lantai 4, Mall Taman Anggrek, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (20/2/2019) pagi. Kejadian ini membuat sejumlah orang terluka, beberapa diantaranya alami patah tulang.

Yunita (24), salah satu saksi mata menuturkan, kejadian itu bermula saat restoran baru buka, beberapa koki tengah memasak. Tanpa adanya peringatan alarm, ledakan hebat terjadi. Kursi meja dan peralatan di dapur berteberangan. Beberapa orang terlempar hingga membuat diantaranya alami patah tulang.

“Ada karyawan dan waiters juga. Saya melihat sendiri bagaimana mereka terlempar. Waktu itu kebetulan saya sedang masak,” ucap Yunita sembari menduga ada enam orang terluka pada Rabu (20/2/2019).



Yunita yang kala itu memasak dibeda tenant langsung berlari bersama sejumlah karyawan lainnya. Mereka kemudian berlari menuju anak tangga darurat bersama sejumlah karyawan dan pengunjung di lantai empat.(Baca: Ledakan di Mall Taman Anggrek Diduga karena Kompor Gas)

Selang beberapa menit, barulah alarm menyala. Kondisi heboh kemudian terjadi. Para satpam yang semestinya berjaga melakukan evakuasi ikut berlari, lantai empat mendadak kosong.

Karyawan lainnya, Andre (24), menjelaskan, sebelum ledakan terjadi beberapa orang teriak bau gas. Baru teriakan itu kemudian disusul dengan ‘dentuman besar’ mirip petasan besar. Kejadian kilat membuat Andre terkejut. Ia langsung berlari meninggalkan pekerjaan yang kala itu tengah mengelap meja.

“Beberapa orang kemudian terlihat terluka. Mereka kemudian teriak minta tolong, tapi saya ngga berani nyamperin,” ucap Andre yang takut ledakan susulan terjadi. Sejumlah korban luka pun dievakuasi tim medis menggunakan ambulans.(Baca: Ledakan di Taman Anggrek, Ini Kata Manajemen Mal)

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa Aktadivia mengatakan, dugaan sementara penyebab ledakan berasal dari pipa gas yang bocor."Tidak ada korban jiwa. Korban luka masih di inventarisir,” kata Rensa.

Memastikan hal ini, olah TKP tengah dilakukan, bentangan garis polisi sudah terpasang dilokasi. Beberapa orang saksi telah dimintai keterangan. Namun demikian, Rensa menegaskan kepastian penyebab kebakaran menunggu hasil labfor. “Tim sedang menuju lokasi,” ucap Rensa.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak