alexametrics

Pemprov DKI Sebut Anggota DPRD Tolak Larangan Kampanye di Rusun

loading...
Pemprov DKI Sebut Anggota DPRD Tolak Larangan Kampanye di Rusun
Salah satu rusunawa di Jakarta Timur.Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menyatakan sejumlah anggota DPRD menolak larangan kampanye Pileg dan Pilpres 2019 di rumah susun sederhana sewa (Rusunami). Padahal, pelarangan rusunami dijadikan tempat kampenye berdasarkan permintaan Bawaslu.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman DKI Jakarta Kelik Indriyanto mengatakan, pihaknya telah mencetak spanduk bertulis larangan memasang atribut kampanye di rumah susun. Dia mengaku sudah beberapa rusun yang dipasang spanduk tersebut.

Hal tersebut merupakan tindaklanjut dari imbauan Badan Pengawas Pemilu agar melarang calon legislatif berkampanye di rumah susun. "Teman - teman dari unit pengelola rusun sudah ada yang masang spanduk (larangan) ini. Ini implementasi arahan dari Bawaslu. Contohnya sudah dipasang di Marunda, rusun lain ngikutin," kata Kelik kepada wartawan, Rabu (20/2/2019).



Dia menuturkan, para anggota dewan DPRD DKI menolak larangan berkampanye di rumah susun."Sampai sekarang enggak ada yang kampanye di rusun. Justru itu yang teman-teman dewan keberatan karena mereka akan masuk juga kayaknya," ujarnya.

Kelik mengungkapkan, hari ini bakal ada pertemuan guna membahas aturan larangan itu di DPRD DKI Jakarta."Mau dibahas lagi di dewan. Bukan ranah kami sebenarnya untuk aturan boleh atau enggaknya," ucap Kelik.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak