alexametrics

Polisi Bantah, Dandim Tangerang Benarkan FBR dan Tentara Bentrok

loading...
Polisi Bantah, Dandim Tangerang Benarkan FBR dan Tentara Bentrok
Massa organisasi masyarakat FBR di Jakarta. Foto/Dok/iNews
A+ A-
TANGERANG - Kapolsek Pondok Aren Kompol Yudho Huntoro mengatakan tidak ada bentrokan antara Forum Betawi Rempug (FBR) dengan oknum tentara. Namun, dia tak menampik ada proyek pengamanan di The Breeeze Bintaro.

"Bentrok itu enggak. Cuma PT Samudera Eka Jaya punya backing tentara. FBR memakai PT SWAT, kantornya di Jababeka, Bekasi. Soalnya, SWAT sudah pegang Lottle dan FBR sudah kerja sama," kata Yudho kepada wartawan di Tangerang Selatan, Rabu (13/2/2019).

Dijelaskan dia, FBR sudah mengikuti tender sesuai dengan aturan, melalui PT SWAT tersebut. Namun, tidak menang. Mereka menilai, ada ketidak terbukaan di tender ini.



"FBR tahu ada tender, tapi dia enggak punya CV, akhirnya dia pakai PT SWAT itu. Mungkin dari penawaran enggak kena harganya dan kalah. Tender keamanan, sekuriti keamanan The Breeeze Bintaro," kata Yudho.

Sementara itu Komandan Dandim 0506 Tangerang Letkol Inf Faisol Izuddin Karimi tidak menampik dugaan adanya keterlibatan oknun anggota TNI dalam bentrok tersebut.

"Ya, benar. Memang ada dugaan oknum anggota kita yang terlibat. Tetapi, masih kita dalami lagi. Sejauh mana keterlibatannya di dalam peristiwa itu. Tadi memang ada pertemuan, tapi belum final," kata Faisol.

Dia juga enggak gegabah dalam mengambil kesimpulan. Apalagi, FBR yang tadi ikut dalam pertemuan juga masih tidak bisa fokus membahas permasalahan.

"Masih belum. Tadi pihak FBR juga tidak bisa fokus. Mungkin, masih panas. Kami akan terus berkoordinasi lagi. Saat ini belum final. Nanti dibahas lagi," katanya. (Baca juga: Bentrok dengan Tentara, 6 Anggota FBR Tangsel Terluka)
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak