alexametrics

Lima Kasus Bakar Diri yang Berujung Kematian di Jabodetabek

loading...
Lima Kasus Bakar Diri yang Berujung Kematian di Jabodetabek
Foto: Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Kasus bunuh diri dengan cara membakar diri biasanya terjadi akibat dari depresi dan stress akut yang dialami pelaku. Kasus terakhir terjadi di Koja Jakarta Utara yang menewaskan Mohammad Hasanatan pada Selasa 12 Februari 2019 malam.

Diduga, sebelum nekat membakar diri, Mohammad Hasanatan menunjukan gejala perilaku yang tidak biasa. Korban diduga memiliki masalah yang tidak mau diungkapkan ke keluarganya sehingga nekat menghabisi nyawanya sendiri dengan cara membakar diri.

Berikut sejumlah kasus bakar diri yang berujung pada kematian:



1. Perempuan Alami Gangguan Jiwa Bakar Diri di Tangsel

Peristiwa ini terjadi pada Selasa 6 Novembe 2018 lalu, saat itu Sri Wahyuni (49) melakukan aksi bakar diri di rumahnya di Jalan Sukma, RT06 RW01 Nomor 19, Serua, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Beruntung, aksi itu diketahui suami korban yang langsung berusaha memadamkan api yang sudah membakar tubuh Sri Wahyuni. Sebelum kejadian, Sri Wahyuni sempat berushaa bunuh diri dengan cara menenggak minuman bersoda dengan obat sesak nafas tapi tidak berhasil.

Selanjutnya, korban membeli minyak tanah dan menyiramkan ke tubuhnya dan menyulutnya dengan korek gas. Kendati sempat mendapat perawatan di RS Fatmawati Jakarta Selatan, namun nyawa korban tidak tertolong karena luka bakarnya cukup parah.

2. Terhimpit Kemiskinan, Ibu Muda Nekat Bakar Diri

Kasus bakar diri juga terjadi di Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang pada Rabu 13 JUni 2018 lalu. Diduga korban depresi karena terhimpit kemiskinan.

Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan, Suhartati membakar dirinya sendiri dengan cara mengguyur sekujur tubuhnya dengan minyak tanah, lalu membakarnya di rumah orang tuanya di Kampung Pasirandu, RT 003/003, Kadu, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

Aksi itu diketahui oleh tetangga korban yang melihat ada kepulan asap dari dapur rumah tersebut. Korban yang sudah terbakar berusaha diselamatkan oleh tetangganya tersebut.

Namun sayangnya, karena luka bakarnya cukup parah korban meninggal ketika dibawa ke rumah sakit.Karena begitu tiba di RS Hermina Bitung, pihak rumah sakit menyatakan kalau korban sudah meninggal.

3. Terhimpit Ekonomi, Remaja 19 Tahun Bakar Diri di Belakang Sekolah

Seorang remaja berusia 19 tahun nekat membakar dirinya sendiri dengan menyiramkan minyak tanah ke sekujur tubuhnya. Rizal Muzaki membakar dirinya sendiri di SDN Karawaci 13, Jalan Ciindah V, wilayah Karawaci, Kota Tangerang, Banten.

Peristiwa yang terjadi pada Rabu 28 November 2019 itu membuat Rizal Muzaki mengalami luka bakar hingga 90 persen. Kendati sempat dibawa ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan, namun dokter menyatakan kalau korban sudah meninggal dunia.

4. Perempuan Paruh Baya di Bekasi Nekat Menghabisi Nyawanya dengan Bakar Diri

Diduga depresi karena penyakitnya, Sinur Purba (76) nekat menghabisi nyawanya dengan cara membakar diri di rumahnya di Jalan Rawa Indah, RT6/6, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi. Kendati sempat diselamatkan warga, namun karena luka bakarnya cukup parah nyawa korban tidak tertolong.

Sebelum nekat membakar diri, korban sempat meminta anaknya untuk membeli 10 liter bensin. Namun oleh anaknya hanya dibelikan lima liter bensin.

Setelah itu, Sinur meminta korek api kepada anaknya. Anaknya yang tidak curiga memberikan begitu saja korban yang diminta. Tak lama terdengar ledakan disertai gulungan api yang ternyata membakar tubuh ibunya.

5. Guru SMK di Tangerang Nekat Bakar Diri

Seorang guru SMK di Tangerang diduga melakukan aksi bunuh diri dengan membakar tubuhnya di kamar mandi rumahnya. Tubuh korban ditemukan pertama kali oleh anaknya yang mencium bau daging terbakar.

Endang Tri Wahyudi Ristiandi (38) guru SMK di Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, ditemukan tewas terbakar di dalam kamar mandi rumahnya, Citra Raya, Rabu 18 Mei 2016 pagi.

Tragisnya, tubuh korban ditemukan oleh anaknya dalam kondisi hangus. Anak korban, Alif (9) mencium bau terbakar di kamar mandi, setelah dicek ternyata tubuh ayahnya sudah terbakar tak bernyawa.

Awalnya, polisi mengira korban tewas tersengat listrik. Namun setelah melakukan olah TKP, terdapat wadah bensin dan korek api kayu di lokasi sehingga diduga korban melakukan bunuh diri.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak