alexametrics

Pura-Pura Tanya Alamat, Dua Remaja Jambret Keluarga Pasien Rumah Sakit

loading...
Pura-Pura Tanya Alamat, Dua Remaja Jambret Keluarga Pasien Rumah Sakit
Foto: Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bermodus tanya alamat, dua berandalan RF (18) dan BGS nekat menjambret keluarga pasien Rumah Sakit Royal Taruma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Kejadian itu membuat korbanya, AM (20) terluka. Ia terjatuh usai mencoba mempertahankan Smartphone miliknya. Beruntung dalam kejadian itu, satu pelaku, RF, diringkus Polsek Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Kapolsek Tanjung Duren, Kompol Lambe Patapang Birana mengatakan, peristiwa itu terjadi pada JUmat 8 Februari 2019 pagi. Bermula ketika korbannya, AM, merokok di warung depan rumah sakit.



Kala itu, dirinya di datangi dua remaja menggunakan Honda Beat. Mereka seolah tersesat di jalan dan menanyakan arah menuju Tanjung Priok.

Meskipun sudah disampaikan menggunakan tangan korban. Namun pelaku bersikukuh, berdalih hapenya habis baterai, keduanya meminta AM menunjukan melalui GPS di smartphonenya. (Baca: Tak Punya Modal untuk Traktir Teman, Pelajar Jambret Guru)

“Saat korbannya lengah. Para pelaku langsung mengambil paksa handphone korbannya,” kata Lambe yang disusul teriakan korbanya.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa Aktadivia melanjutkan dalam kejadian itu, anggota Polsek dipimpin Panit Reskrim Polsek Tanjung Duren, IPTU M. Trisno langsung memburu kedua pelaku usai mendengar teriakan. (Baca juga: Dua Jambret Babak Belur Dihajar Warga Setelah Tabrak Pejalan Kaki)

Satu pelaku berhasil ditangkap bersama sepeda motor dan handphone korbannya usai kabur sejauh satu kilometer. Sementara satu lainnya berhasil melarikan diri. “Sejak Jumat lalu, BGS kita tetapkan sebagai DPO,” kata Rensa.

Akibat perbuatannya, RF harus mendekam di sel tahanan lantaran dianggap melanggar pasal 365 KUHP tentang Pencurian dan Kekerasan.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak