alexametrics

Jumlah Penumpang Kereta Api di Natal dan Tahun Baru 2019 Naik 14%

loading...
Jumlah Penumpang Kereta Api di Natal dan Tahun Baru 2019 Naik 14%
Executive Vice President Daop 1 Jakarta R Dadan Rudiansyah (baju biru) tengah memberikan keterangan pers terkait jumlah penumpang pada musim Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.Foto/SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A+ A-
JAKARTA - PT KAI Daop 1 Jakarta menyatakan jumlah penumpang kereta api pada musim Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 mencapai 753.194 orang. Angka ini naik sebanyak 14% dibandingkan masa angkutan Natal dan Tahun Baru sebelumnya.

Executive Vice President Daop 1 Jakarta R Dadan Rudiansyah menjelaskan, PT KAI baru saja selesal melaksanakan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2018/2019 yang berlangsung sejak 20 Desember 2018 sampai 6 Januari 2019 lalu. Dari sisi keselamatan PT KAI Daop 1 Jakarta kembali berhasil menerapkan standar zero accident selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru.

Sedangkan dari sisi volume penumpang, terhitung selama angkutan Natal dan Tahun Baru 2018/2019, PT KAI Daop 1 Jakarta telah mengangkut 753.194 penumpang KA jarak jauh. Dengan rincian sebanyak 252.470 penumpang kelas eksekutif; 44.324 penumpang kelas bisnis, dan 456.400 penumpang kelas ekonomi.



"Angka tersebut meningkat 14% jika dibandingkan masa angkutan Natal dan Tahun Baru sebelumnya yang hanya sebesar 659.611 penumpang," kata Dadan di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (24/1/2019).

Dia menuturkan, jika ditambah dengan volume penumpang KA lokal sebanyak 489.635 penumpang, maka secara keseluruhan total PT KAI Daop 1 Jakarta telah mengangkut 1.242.829 penumpang (KA jarak jauh dan lokal). Dadan menambahkan, meningkatnya volume penumpang pada masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2018/2019 sejalan dengan pemngkatan volume penumpang yang diangkut PT KAI Daop 1 Jakarta selama 2018.

Total, PT KAI Daop 1 Jakarta memberangkatkan sebanyak 19.183.580 penumpang KA yang terbagi dari penumpang KA kelas eksekutif sebanyak 3.631.010 penumpang, kelas bisnis 613.100 penumpang, kelas ekonomi 6.922.005 penumpang, dan KA lokal 8.017.465 penumpang.

"Angka tersebut naik sebesar 3,396% dari 2017, yakni sebanyak 18.566.330 penumpang. Khusus KA jarak jauh, realisasi volume penumpang pada tahun 2018 yakni sebanyak 11.166.115 penumpang, meningkat 2.096 jika dibandlngkan tahun 2017 yakni 9 302.017 penumpang," tuturnya.

Kenaikan jumlah volume penumpang tersebut disebabkan beberapa faktor, antara Iain penambahan perjalanan KA Argo Parahyangan KA Mataram Premium KA Tawang Java Premium, penambahan stamformasi KA Gumarang, perubahan kelas KA Sawunggalih Pagi dan Malam dari kelas Bisnis menjadi Ekonomi, serta perubahan kelas KA Senja Solo dari Bisnis menjadi Ekonomi.

"Pada tahun 2019, PT KAI Daop 1 Jakarta menargetkan volume penumpang sebesar 20.431231, naik 7% dibanding realisasi tahun 2018," ungkap.
Demi mencapai target tersebut, PT KAI Daop 1 Jakarta akan melakukan strategi antara lain meningkatkan okupansi penumpang KA, dengan cara menambah jadwal keberangkatan KA, memberhentikan KA di Stasiun Bekasi, Karawang dan Cikampek khusus untuk KA Fajar Utama Yogya, Gajahwong, Sawunggalih Pagi, Sawunggalih Malam, Jaka Tingkir, Kutojaya Utara, Cirebon Ekspress.

"Kami juga akan menambah jumlah perjalanan KA (KA Pangrango). Menambah stamformasi KA-KA tertentu yang beroperasi pada saat akhir pekan/weekend," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak