alexametrics

Tawuran di Tanah Sereal, Polisi Tetapkan Enam Tersangka

loading...
Tawuran di Tanah Sereal, Polisi Tetapkan Enam Tersangka
Petugas POlsek Tambora Jakarta Barat menyisir sekitar Jalan tanah Sereal dan menemukan sejumlah senjata tajam yang digunakan untuk tawuran, Rabu (23/1/2019). Foto/SINDOnews/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Polsek Tambora Jakarta Barat menahan enam dari 13 remaja yang diamankan di Tanah Sereal karena diduga terlibat tawuran yang menewaskan Adam Ilham (18). Tindakan sadis yang dilakukan para pelaku ditengarai karena pengaruh narkoba.

Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Supriyatin mengatakan, dari hasil penyelidikan, enam diantaranya sudah ditetapkan tersangka. Enam tersangka itu, yakni Rian, Fadli, Andi, Faturahman, Raihan, dan Sadem diketahui secara sengaja melakukan pembacokan terhadap Adam.

“Satu pelaku bernama surya diketahui teman dari korban,” kata Supriyatin kepada wartawan, Rabu (23/1/2019).



Supriyatin mengatakan, yang terlibat langsung dalam kasus ini karena dipicu menggunakan narkoba sehingga nekat melakukan pembunuhan ini. Hal itu terungkap setelah pihaknya memeriksa dua rekan Adam yang selamat.

Saat dikantor polisi keduanya berbicara melantur dan gelisah. Keduanya kemudian di tes urine dan positif mengandung THC, dari situlah keduanya mengaku mengkonsumsi ganja.

Sementara terhadap satu pelaku yang membunuh Adam, Polisi mendapati pelaku dalam pengaruh methapetamine dan MDMA. Kondisi ini membuat pelaku menjadi antipati dan memiliki belas kasih. “Ia juga menjadi beringas dan kejam,” kata Supriyatin.

Dari tangan para pelaku, polisi sendiri mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya clurit, golok, dan parang yang menjadi alat membunuh Adam.

Hingga berita ini ditulis. Polisi sendiri masih memeriksa keenamnya. Pemasok narkoba masih terhadap ketiganya masih di buru oleh polisi.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak