alexametrics

Pemkot Bekasi Terima Bantuan Lima Truk Sampah dari Pemprov DKI

loading...
Pemkot Bekasi Terima Bantuan Lima Truk Sampah dari Pemprov DKI
Pemprov DKI kembali memberikan bantuan lima truk sampah kepada Pemkot Bekasi hingga total truk yang diberikan ke Bekasi totalnya mencapai 55 truk. Foto: dok/SINDOnews
A+ A-
BEKASI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminjamkan 55 truk sampah bekas miliknya kepada Pemerintah Kota Bekasi. Nantinya puluhan truk ini akan digunakan untuk mengangkut sampah milik warga Kota Bekasi ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu, di Kecamatan Sumurbatu, Kota Bekasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, bantuan ini diberikan secara bertahap sejak tiga tahun lalu.

Saat penyerahan yang dilakukan secara simbolis di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang pada Selasa (15/1/2019) pagi ini, pihaknya meminjamkan kembali lima unit truk sampah ke Kota Bekasi. "Bila ditotal ada 55 truk yang kita pinjam pakaikan ke Kota Bekasi," katanya.



Menurutnya, DKI menjamin truk sampah yang dipinjamkan tersebut kualitasnya baik dan masih layak digunakan selama beberapa tahun ke depan. Apalagi truk sampah tersebut diproduksi pada tahun 2014 lalu, dan kondisi usianya masih muda.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengapresiasi pinjaman truk sampah DKI ke Kota Bekasi. Menurut dia, truk yang dipinjamkan ke Kota Bekasi bisa membantu petugas mengangkut sampahnya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu. Di sisi lain, pemerintah daerah juga bisa menghemat anggaran pembelian armada truk sampahnya.

"Truk ini minimal mengurangi volume sampah yang ada di Kota Bekasi," katanya. Saat ini truk sampah yang dimiliki Kota Bekasi mencapai 185 unit. Dengan adanya pinjaman truk ini, maka total armada yang dimiliki Kota Bekasi menjadi 240 unit. Dalam sehari jumlah sampah yang terangkut mencapai 900 ton per hari.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak