alexametrics

Kriminalitas di Kota Tangerang Turun Tajam, Terjadi 16 Jam Sekali

loading...
Kriminalitas di Kota Tangerang Turun Tajam, Terjadi 16 Jam Sekali
Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan saat paparan kondisi kriminilitas sepanjang 2018, Minggu (30/12/2018).
A+ A-
TANGERANG - Angka kriminalitas di Kota Tangerang, Banten, sepanjang 2018, mencapai 524 kasus. Angka ini turun 265 kasus dari 2017 yang mencapai 789 kasus.

Waktu rata-rata terjadinya kejahatan juga mengalami perlambatan 5 jam, di mana tahun lalu satu peristiwa kejahatan di Kota Tangerang terjadi 11 jam tahun ini menjadi 16 jam.

Sedangkan tingkat penyelesaian tindak pidana atau crime cleareance (CC) tahun ini meningkat dari 94,4% pada 2017 menjadi 100,3% pada 2018, atau dari 745 kasus menjadi 526 kasus.



Kapolrestro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polrestro Tangerang Kota sepanjang 2018 masih kondusif. "Berbagai permasalahan yang timbul bisa dikelola dengan baik, di mana kasus-kasus menonjol dalam waktu singkat diungkap," kata Harry di Polrestro Tangerang Kota, Minggu (30/12/2018).

Dia menjabarkan, jumlah penduduk yang berada di bawah wilayah hukum Polrestro Tangerang Kota sebanyak 1,7 juta jiwa, ditambah 3 wilayah di Kabupaten Tangerang yang mencapai 695.794 jiwa.

"Risiko penduduk yang terkena pidana pada 2018 menurun dari 32 orang pada 2017 menjadi 21 orang pada 2018, atau turun 11 orang. Artinya, setiap 100 ribu penduduk, 21 orang menjadi korban kejahatan," jelasnya.

Menurut Harry, terdapat 10 kasus kejahatan menonjol di wilayah hukumnya selama 2018, yakni pembunuhan, penganiayaan berat (anirat), pencurian dengan kekerasan (curas), kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kebakaran, judi, pemerasan, perkosaan, dan tindak kenakalan remaja.

"Untuk 10 jenis kejahatan menonjol 2018 ini mengalami penurunan, dari 339 kasus pada 2017 menjadi 265 kasus pada 2018 atau turun sebanyak 74 kasus," sebut Harry.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak