alexametrics

Laga Puncak Mitra Kukar vs Persija

Polisi Imbau Suporter Tidak Bawa Sajam dan Suar ke SUGBK

loading...
Polisi Imbau Suporter Tidak Bawa Sajam dan Suar ke SUGBK
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono meminta suporter yang akan datang menonton ke SUGBK, bisa beretika. Foto: SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Laga terakhir Persija Jakarta di Liga 1 akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada Minggu (9/12/2018) besok. Polisi pun mewanti-wanti agar laga ini berjalan tertib dan damai.

Karena itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono meminta suporter yang akan datang menonton ke SUGBK, bisa beretika. Suporter kedua tim diminta tidak membuat onar. Baik suporter Mitra Kukar maupun Persija Jakarta, diharapkan memberi contoh yang baik, bukan sikap buruk seperti yang dicapkan selama ini.

"Memberikan tauladan, contoh bagaimana untuk memberikan support, motivasi timnya yang baik dengan tidak melakukan kegiatan yang dilarang. Misalnya membawa senjata tajam (sajam), merusak fasilitas umum," ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (8/12/2018).

Argo juga mengimbau bagi tim yang menang, suporternya tidak usah berlebihan merayakannya. Bagi tim yang kalah, suporternya juga diharapkan bisa menerima dengan lapang dada. (Baca juga: Anies Baswedan : Laga Terakhir Persija di Gelora Bung Karno)

"Menang jangan euforia berlebihan dan kalau kalah juga jangan melakukan kegiatan yang tidak diperbolehkan oleh aturan. Kita semuanya harus lakukan kegiatan ini dengan sportivitas tinggi," katanya.

Polisi juga mengingatkan kepada suporter yang menonton langsung di SUGBK untuk tidak coba-coba membawa suar dan petasan ke dalam stadion. Sebab, akan langsung terdeteksi oleh pihak petugas yang berjaga.

"Sebaiknya kepada penonton tidak diarahkan untuk membawa petasan dan barang-barang yang tidak diizinkan dibawa masuk ke dalam stadion," ucapnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak